Inovasi Solar dari Sampah Plastik
- 10 Feb 2026 10:24 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Agam – Pemerintah Kabupaten Agam menerima bantuan simbolis berupa satu ton bahan bakar solar hasil inovasi pengolahan sampah plastik. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Agam sebagai solusi energi alternatif.
"Bantuan ini menjadi solusi energi dalam mendukung pemulihan pascabencana hidrometeorologi di wilayah tersebut," ujar perwakilan panitia pada Senin, 9 Februari 2026. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara PPKLH Universitas Negeri Padang bersama pihak swasta.
Inovasi tersebut berhasil mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar solar yang ramah lingkungan serta bernilai guna. Solar ini akan dialokasikan untuk mendukung operasional berbagai fasilitas publik dan kebutuhan energi masyarakat.
"Sampah plastik yang butuh ratusan tahun untuk terurai kini dapat menjadi energi masyarakat," kata perwakilan Renol Energi, Mulya Gusman. Ia menjelaskan bahwa inovasi tersebut menyentuh langsung kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.
Profesor Indang Dewata selaku Direktur Pascasarjana UNP menegaskan peran aktif perguruan tinggi dalam memberikan solusi nyata. Menurutnya, persoalan lingkungan dan kebencanaan harus ditangani dengan pemanfaatan teknologi yang tepat dan aplikatif.
"Kami berkomitmen penuh untuk mendukung keberlanjutan program pengolahan sampah ini di Kabupaten Agam," ucap Direktur Operasional Prawira Group, Dimas Andrianto. Ia berharap kerja sama tersebut memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan daerah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agam, Jafrizal, turut menyampaikan harapannya agar inovasi ini mampu menekan volume sampah. Upaya tersebut sekaligus mendorong kemandirian energi lokal melalui pengelolaan limbah plastik yang terintegrasi dengan baik.
"Inovasi ini tidak akan optimal tanpa partisipasi aktif masyarakat memilah sampah di rumah," tutur Sekda Agam, Mhd. Lutfi AR. Ia menekankan pentingnya edukasi masif agar upaya menjaga kelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....