Produksi Biogas dapat Mengurangi Limbah Organik

  • 23 Apr 2026 09:15 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ditengah meningkatnya permasalahan sampah organik dan krisi energi, inovasi mengubah limbah sayur menjadi bahan bakar mulai mendapat perhatian luas. Berbagai pihak mulai dari peneliti hingga masyarakat, kini berlomba untuk menciptakan solusi yang tidak hanya mengurangi limbah akan tetapi juga menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan.

Menurut para ahli di bidang teknik lingkungan, pemanfaatan limbah organik seperti sayuran, dapat mengurangi emisi gas rumah kaca, sekaligus mengatasi penumpukan sampah. Selain itu teknologi ini juga relatif sederhana dan dapat diterapkan di berbagai skala, mulai dari rumah tangga hingga industri.

Salah satu metode yang paling umum digunakan adalah produksi biogas. Biogas yang dihasilkan dapat digunakan untuk memasak, penerangan, bahkan sebagai bahan bakar kendaraan. Inovasi ini bahkan telah diterapkan di beberapa di Indonesia sebagai solusi energi alternatif yang murah dan berkelanjutan. Hal ini dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat, khususnya petani yang dapat memanfaatkan dan meningkatkan produktifitas pertanian.

Meskipun demikian, suatu tantangan yang dihadapi yaitu, kurangnya kesadaran masyarakat, keterbatasan teknologi, serta minimnya dukungan infrastruktur. Oleh karena itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah, akademis dan masyarakat untuk mendorong pengembangan inovasi secara lebih luas.

Dengan semakin meningkatnya kebutuhan energi dan urgensi menjaga lingkungan, pemanfaatan limbah sayur menjadi bahan bakar, menjadikan salah satu solusi yang menjanjikan. Selain membantu mengurangi pencemaran, langkah ini juga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat. (ELB/YPA)

Sumber berita : Kementrian lingkungan hidup dan kehutanan

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....