Pemulangan Jemaah Bengkulu Tuntas, Intihan Puji Layanan Debarkasi
- 09 Jun 2026 19:29 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan, menyampaikan apresiasi kepada Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dan Debarkasi Padang atas layanan yang diberikan kepada jemaah haji asal Bengkulu.
Apresiasi tersebut disampaikan Intihan saat menyambut kedatangan Kelompok Terbang (Kloter) 05 Debarkasi Padang di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (8/6/2026) malam. Turut hadir Kakanwil Kemenhaj Sumbar. M. Rifki dan jajaran.
Kedatangan kloter ini sekaligus menandai berakhirnya proses pemulangan seluruh jemaah haji asal Provinsi Bengkulu ke Tanah Air. Jemaah haji Bengkulu merupakan jemaah Embarkasi antara yang tidak menginap di Asrama Haji.
“Alhamdulillah malam ini kloter terakhir jemaah haji Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam PDG 05 telah tiba dengan selamat. Mulai dari kloter PDG 02 hingga PDG 05 ini seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan jemaah kita telah kembali ke Tanah Air,” kata Intihan.
Ia menjelaskan, pada kloter terakhir tersebut terdapat 166 jemaah asal Bengkulu yang tiba melalui Debarkasi Padang. Setelah transit di Bandara Internasional Minangkabau, mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Bengkulu untuk diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing.
Menurut Intihan, secara umum kondisi jemaah asal Bengkulu yang telah kembali ke Tanah Air berada dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah seluruh jemaah yang pulang malam ini dalam kondisi sehat. Kalaupun ada yang mengalami batuk ringan atau kelelahan, itu merupakan hal yang wajar setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia,” ujarnya.
Meski demikian, ia menyampaikan bahwa selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terdapat dua jemaah asal Bengkulu yang wafat di Tanah Suci. Keduanya tergabung dalam Kloter 04, masing-masing satu orang wafat di Madinah dan satu orang lainnya wafat di Makkah.
Selain itu, hingga berakhirnya pemulangan jemaah Bengkulu, masih terdapat dua jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit Arab Saudi. Satu orang merupakan jemaah Kloter 03 dan satu orang lainnya berasal dari Kloter 05.
“Kita doakan bersama-sama semoga jemaah yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan sehingga dapat kembali ke Indonesia dan berkumpul bersama keluarganya di Bengkulu,” katanya.
Intihan juga memberikan penghargaan khusus kepada jajaran Embarkasi dan Debarkasi Padang yang selama ini menjadi pintu keberangkatan dan kepulangan jemaah haji asal Bengkulu.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan kepada jemaah Bengkulu sejak keberangkatan hingga kepulangan berlangsung dengan sangat baik.
“Penyambutan dan pelayanan yang diberikan oleh panitia di Embarkasi maupun Debarkasi Padang luar biasa. Jemaah haji Provinsi Bengkulu mendapatkan pelayanan yang sangat baik. Karena itu kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan petugas yang telah bekerja melayani jemaah,” ujar Intihan.
Ia berharap sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu dengan Embarkasi Padang terus terjalin pada penyelenggaraan haji di masa mendatang.
“Kami berharap kerja sama dan sinergi yang selama ini terbangun dapat terus ditingkatkan. Tujuan kita sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia, khususnya jemaah asal Bengkulu yang tergabung dalam Embarkasi Padang,” katanya.
Lebih lanjut, Intihan berharap seluruh jemaah yang telah kembali ke daerah masing-masing dapat mempertahankan nilai-nilai kemabruran haji dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap jemaah menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah, mampu menjaga kemabruran itu, serta menjadi teladan di tengah keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Secara khusus, Intihan juga mengingatkan para jemaah untuk tetap memantau kondisi kesehatan selama dua pekan setelah kepulangan dari Tanah Suci.
Menurutnya, pemeriksaan kesehatan pascakepulangan sangat penting untuk memastikan kondisi jemaah tetap prima sekaligus mengantisipasi kemungkinan gangguan kesehatan setelah melakukan perjalanan panjang.
“Jika ada keluhan kesehatan, segera periksakan diri ke puskesmas, rumah sakit, atau fasilitas kesehatan terdekat. Pemeriksaan kesehatan pascakepulangan ini penting untuk memastikan kondisi jemaah tetap sehat sekaligus melindungi keluarga di rumah dari kemungkinan penyakit yang terbawa dari luar negeri,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....