Jamaah Sumbar Nikmati Aktivitas Pagi di Tanah Suci

  • 16 Mei 2026 03:55 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Makkah - Suasana pagi di sekitar Masjidil Haram tampak begitu hidup dan penuh nuansa kebersamaan. Selepas pelaksanaan salat Subuh, ribuan jemaah haji dari berbagai daerah memulai aktivitas harian mereka dengan beribadah, berzikir, hingga berbelanja kebutuhan ringan di pasar dadakan yang ramai bermunculan di sekitar area masjid maupun kawasan penginapan jemaah.

Nuansa religius berpadu dengan kehangatan interaksi antarjemaah menjadikan suasana pagi di Tanah Suci terasa khas dan penuh keberkahan. Sejumlah jemaah tampak memanfaatkan waktu pagi untuk berjalan santai menikmati udara sejuk Kota Makkah sambil mencari makanan, perlengkapan ibadah, hingga oleh-oleh sederhana yang dijajakan pedagang setempat.

Di tengah aktivitas tersebut, tampak pula rombongan jemaah asal Sumatera Barat bersama M. Ridha Ruslan, putra dari Ruslan Jannah yang dikenal sebagai owner Komplek PGAI Padang, turut menikmati suasana pagi di sekitar Masjidil Haram.

Mereka tergabung dalam Kloter 12 bersama jemaah lainnya yang kini mulai beradaptasi dengan aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari di Tanah Suci.

Hingga saat ini tercatat sekitar 21 ribu jemaah asal Sumatera Barat, Banten, dan Banjarmasin telah tiba di Arab Saudi

untuk menunaikan ibadah haji musim 1447 Hijriah. Kedatangan para jemaah berlangsung bertahap dan disambut dengan berbagai layanan pendampingan, baik dari petugas kloter maupun tenaga kesehatan haji Indonesia.

Selain memastikan kenyamanan ibadah, petugas haji juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan sekitar pemondokan jemaah. Ketua kloter bersama Petugas Haji Daerah (PHD) asal Bukittinggi, Ns. Yessi, terlihat meninjau langsung pasar kaget di Sektor X yang berada di kawasan dengan sekitar 10 tower pemondokan jemaah.

Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan aktivitas jemaah tetap berjalan aman dan tertib, termasuk mengingatkan jemaah agar berhati-hati saat berbelanja maupun beraktivitas di luar hotel penginapan.

Tidak hanya itu, rombongan petugas juga meninjau Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Sektor 3 sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan bagi jemaah berjalan optimal.

Kehadiran fasilitas kesehatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung kondisi fisik jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup padat dan menguras energi.

Dalam operasionalnya, pelayanan kesehatan haji Indonesia memiliki beberapa jenjang layanan. Mulai dari Tenaga Kesehatan Haji (TKH) di tingkat kloter, Pos Kesehatan Satelit di kawasan pemondokan, Pos Kesehatan Sektor, hingga Klinik Kesehatan Haji Indonesia yang menjadi rujukan pelayanan lebih lanjut.

Petugas kesehatan tampak sigap memberikan pelayanan kepada jemaah yang mengalami gangguan kesehatan ringan hingga membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Sebagian besar layanan awal dilakukan melalui Pos Kesehatan Satelit yang berada dekat dengan lokasi penginapan sehingga memudahkan akses jemaah.

Dengan pendekatan pelayanan yang cepat dan humanis, para petugas kesehatan diharapkan mampu membantu menjaga kondisi jemaah agar tetap sehat dan fokus menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Suasana hangat kebersamaan antarjemaah, pelayanan petugas yang siaga, serta aktivitas masyarakat di sekitar Masjidil Haram menjadi warna tersendiri dalam perjalanan ibadah haji tahun ini. Barakallah bagi seluruh jemaah yang tengah menjalankan rukun Islam kelima dengan penuh khusyuk dan harapan memperoleh haji yang mabrur.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....