Jemaah Kloter 7 Dipantau Ketat Kesehatannya Usai Umrah Wajib

  • 11 Mei 2026 15:54 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Makkah — Ketua Kloter bersama dokter Kloter 7 Embarkasi Padang terus melakukan pemantauan kesehatan terhadap jemaah haji usai melaksanakan umrah wajib sebagai rangkaian ibadah haji tamattu’, Minggu (10/5/2026).

Pemantauan dilakukan langsung di pemondokan jemaah guna memastikan kondisi kesehatan para jemaah tetap stabil setelah menjalani rangkaian ibadah yang cukup menguras tenaga di Masjidil Haram dan sekitarnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, salah seorang jemaah atas nama Safitri Abdul Gaffar, mantan Kepala Apoteker RS Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi, mendapat perhatian khusus dari tim kesehatan kloter. Safitri diperiksa karena mengalami pembengkakan pada kaki, sementara yang bersangkutan juga diketahui memiliki riwayat penyakit autoimun.

Dokter kloter bersama petugas kesehatan memberikan penanganan serta pemantauan intensif guna memastikan kondisi jemaah tetap aman dan dapat melanjutkan ibadah dengan baik.

Ketua Kloter 7 menyampaikan bahwa pelayanan kesehatan terhadap jemaah menjadi prioritas utama, terutama bagi jemaah lanjut usia maupun yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

Petugas terus siaga memantau kondisi kesehatan jemaah agar seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan lancar dan nyaman

Suasana kebersamaan dan kepedulian antarjemaah juga tampak selama proses pemeriksaan berlangsung.

Para jemaah saling memberikan dukungan dan doa demi kesehatan seluruh rombongan.

Doa dan harapan pun disampaikan agar Safitri Abdul Gaffar segera diberikan kesembuhan dan kesehatan, begitu juga seluruh petugas kloter, jemaah haji Indonesia, serta seluruh umat Islam yang sedang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam beribadah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....