Kloter 9 Haji Padang Berangkat Lebih Awal, Otban BIM Berikan Layanan Prima
- 03 Mei 2026 15:06 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Pelaksanaan angkutan udara haji Tahun 2026 M / 1447 H untuk Phase I (keberangkatan) terus menunjukkan kinerja positif. Pada Minggu, 3 Mei 2026, Kloter 9 embarkasi Padang berhasil diberangkatkan melalui Bandar Udara Internasional Minangkabau (BIM) dengan capaian On Time Performance (OTP) 100 persen, bahkan berstatus early departure atau berangkat lebih awal dari jadwal.


Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang melaporkan bahwa proses monitoring dan koordinasi berjalan lancar tanpa kendala berarti. Penerbangan dengan nomor GA 3509 yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia ini menggunakan pesawat tipe Boeing 777-300 ER dengan registrasi PK-GIJ dan melayani rute Padang (PDG) menuju Medinah (MED).


Detail Penerbangan dan Ketepatan Waktu
Berdasarkan laporan resmi, jadwal keberangkatan (STD) ditetapkan pukul 16.20 waktu setempat. Namun pesawat telah lepas landas pada pukul 16.00 waktu setempat (ATD), atau 20 menit lebih awal dari jadwal. Hal ini menjadikan status penerbangan sebagai early dengan tingkat ketepatan waktu (OTP) mencapai 100 persen.
Keberhasilan ini menunjukkan koordinasi yang solid antara seluruh pihak terkait, termasuk operator penerbangan, pengelola bandara, serta tim ground handling dari PT Gapura Indonesia.


Data Jamaah Haji Kloter 9
Kloter 9 embarkasi Padang terdiri dari total 389 jamaah yang seluruhnya berasal dari Sumatera Barat.
Dari jumlah tersebut, jamaah laki-laki sebanyak 148 orang dan perempuan 241 orang. Selain itu, terdapat 14 jamaah yang menggunakan kursi roda, sementara tidak ada jamaah yang menggunakan tongkat bantu.
Untuk bagasi, total tercatat sebanyak 389 koli dengan berat keseluruhan mencapai 8.127 kilogram. Data ini menunjukkan kesiapan logistik yang terorganisir dengan baik dalam mendukung kelancaran perjalanan jamaah.

Namun demikian, terdapat empat jamaah yang tidak dapat diberangkatkan pada kloter ini karena kondisi sakit. Hal tersebut menjadi perhatian khusus dalam memastikan keselamatan dan kesehatan jamaah tetap menjadi prioritas utama.
Dukungan Sarana Transportasi
Dalam mendukung mobilisasi jamaah menuju pesawat, disiapkan sembilan unit bus dan satu unit ambulans. Ketersediaan ambulans ini menjadi bagian dari standar pelayanan guna mengantisipasi kondisi darurat medis selama proses keberangkatan.
Tidak terdapat penggunaan truk dalam operasional kloter ini, menandakan bahwa distribusi logistik berjalan efisien melalui mekanisme yang telah ditetapkan.
Tidak Ada Kejadian Khusus
Dalam laporan monitoring, dinyatakan tidak terdapat kejadian khusus selama proses keberangkatan berlangsung. Hal ini mencerminkan kesiapan operasional yang optimal dari seluruh pihak yang terlibat.
Komitmen Pelayanan Haji yang Optimal
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Purnama Pangalinan, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja sama yang baik antarinstansi dalam memastikan pelayanan terbaik bagi jamaah haji.
Pelaksanaan angkutan udara haji tidak hanya menuntut ketepatan waktu, tetapi juga keselamatan, kenyamanan, serta pelayanan yang humanis bagi seluruh jamaah, khususnya yang membutuhkan perhatian khusus seperti lansia dan pengguna kursi roda.
Dengan hasil positif pada Kloter 9 ini, diharapkan pelaksanaan keberangkatan kloter-kloter berikutnya juga dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan.
Evaluasi dan Monitoring Berkelanjutan
Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang menegaskan bahwa monitoring akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan seluruh rangkaian angkutan udara haji Tahun 2026 berjalan optimal. Dashboard rekapitulasi monitoring juga telah disusun sebagai bahan evaluasi dan pengambilan kebijakan ke depan.
Dengan meningkatnya jumlah jamaah dan kompleksitas operasional, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas layanan penerbangan haji dari embarkasi Padang.
Pelaksanaan yang tertib, tepat waktu, dan tanpa kendala pada Kloter 9 ini menjadi indikator positif bagi kelancaran fase keberangkatan haji tahun ini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....