Otban BIM Kawal Keberangkatan Kloter 8 Jemaah Haji 1447 H

  • 02 Mei 2026 07:30 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID Bukittiggi - Pelaksanaan angkutan udara haji tahun 2026 (1447 H) fase keberangkatan untuk Kloter 8 embarkasi Padang berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar di Bandara BIM Padang

Monitoring yang dilakukan oleh Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang Purnama Pangalinan, ST,MMTr menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan operasional berjalan optimal tanpa kendala berarti.

Keberangkatan jamaah haji dilaksanakan pada 2 Mei 2026 melalui Bandar Udara Internasional Minangkabau dengan menggunakan penerbangan nomor GA3508 yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia.

Pesawat yang digunakan adalah Boeing B777-300 ER dengan registrasi PK-GIJ, berkapasitas 393 penumpang, melayani rute Padang (PDG) menuju Medinah (MED).

Dari sisi operasional, penerbangan menunjukkan performa sangat baik dengan tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) mencapai 100 persen.

Bahkan, pesawat diberangkatkan lebih awal dari jadwal. Waktu keberangkatan yang semula dijadwalkan (STD) pukul 15.20 LT, berhasil direalisasikan (ATD) pada pukul 15.08 LT, atau lebih cepat 12 menit dari jadwal.

Status ini dikategorikan sebagai early departure, yang mencerminkan kesiapan tinggi seluruh unsur operasional di bandara.

Adapun Jumlah total jamaah dalam Kloter 8 mencapai 393 orang, seluruhnya berasal dari Kota Padang. Komposisi jamaah terdiri dari 155 laki-laki dan 238 perempuan. Dari jumlah tersebut, terdapat perhatian khusus terhadap jamaah dengan kebutuhan khusus, yakni:

  • 25 orang menggunakan kursi roda
  • 22 orang menggunakan tongkat

Selain itu, total bagasi yang diangkut mencapai 393 koli dengan berat keseluruhan 8.348 kilogram. Penanganan bagasi berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan, disiapkan berbagai sarana transportasi darat yang memadai, antara lain:

  • 9 unit bus untuk mobilisasi jamaah
  • 1 unit ambulans untuk antisipasi kondisi darurat

Sementara itu, layanan ground handling ditangani oleh PT Gapura Indonesia yang memastikan seluruh proses pelayanan di darat berjalan efisien dan sesuai standar keselamatan.

Selama proses keberangkatan berlangsung, tidak ditemukan kejadian khusus atau gangguan operasional. Hal ini menunjukkan koordinasi yang solid antar instansi terkait, mulai dari otoritas bandara, maskapai, petugas keamanan, hingga layanan kesehatan.

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang Purnama Pangalinan, ST,MMTr menyampaikan bahwa hasil monitoring secara keseluruhan menunjukkan penyelenggaraan angkutan udara haji berjalan sangat baik.

Kesiapan personel, kelengkapan fasilitas, serta sinergi antar lembaga menjadi faktor utama keberhasilan operasional pada Kloter 8 ini.

Selain itu, sistem pengawasan dan dashboard rekapitulasi monitoring turut membantu memastikan setiap tahapan dapat dipantau secara real-time, sehingga potensi kendala dapat diantisipasi sejak dini.

Keberhasilan keberangkatan Kloter 8 ini menjadi indikator positif bagi pelaksanaan angkutan udara haji tahun 2026 dari embarkasi Padang.

Dengan standar pelayanan yang terjaga dan koordinasi yang solid, diharapkan seluruh rangkaian keberangkatan berikutnya dapat berlangsung dengan kualitas yang sama atau bahkan lebih baik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....