Meal Test Menu Jemaah di Pesawat, Kemenhaj Sumbar: Ramah Lambung Rasa Bintang Lima

  • 21 Apr 2026 05:37 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sumatera Barat bersama Garuda Indonesia Padang melakukan uji coba menu (meal test) makanan halal untuk jemaah haji Embarkasi Padang di Aula Asrama Haji Embarkasi Padang, Jumat (17/04/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kualitas makanan yang akan disajikan selama penerbangan jemaah menuju Tanah Suci.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan menu yang disiapkan tahun ini dirancang dengan memperhatikan kondisi kesehatan jemaah.

“Tahun ini menu dibuat lebih ramah lambung agar kondisi jemaah tetap terjaga selama perjalanan,” ujar Rifki.

Rifki mengatakan menu yang disajikan sangat cocok dengan lidah masyarakat Sumatera Barat. Menurutnya, cita rasa masakan tersebut luar biasa. Hasilnya rasa masakan dinilai bintang lima.

“Alhamdulillah kita sudah mencoba. Hasilnya luar biasa, sesuai dengan rasanya dengan lidah warga Minang Sumatera Barat. Bisa kita katakan itu bintang lima lah gitu,” ujar Rifki di lokasi meal test.

Ia menjelaskan uji coba ini bagian dari persiapan pemberangkatan 5.282 jemaah dengan rincian, 3.928 jemah Sumbar, 1.354 jemaah Bengkulu, akan diberangkatkan dalam 14 kloter didampingi 56 orang petugas kloter.

Sementara itu, General Manager Garuda Indonesia Cabang Padang, Boydike Kussudiarso, menjelaskan bahwa menu yang disiapkan terdiri dari pilihan daging, ayam dan ikan.

“Menu dirancang agar mudah dikonsumsi serta tetap memenuhi standar gizi selama penerbangan,” ujarnya.

Selain itu, jemaah akan mendapatkan dua kali makanan berat dan satu kali makanan ringan selama perjalanan dari Padang menuju Arab Saudi.

Garuda Indonesia juga menyediakan menu khusus berupa bubur bagi jemaah lanjut usia untuk memudahkan konsumsi selama penerbangan.

Boydike menambahkan, menu khas Minangkabau seperti rendang turut disajikan untuk menyesuaikan selera jemaah.

Boyke juga menyebutkan untuk jemaah disabilitas atau sakit Maskapai juga menyiapkan ambulans lift. Alat ini untuk mengangkut jemaah pengguna kursi roda ke dalam pesawat.

“Jemaah yang kebutuhan khusus yang menggunakan wheelchair akan menggunakan ambulans lift. Tidak lagi menggunakan tangga,” jelas Boydike.

Melalui uji kelayakan ini, Kemenhaj Sumbar memastikan seluruh layanan, termasuk konsumsi selama penerbangan, dipersiapkan secara optimal guna mendukung kenyamanan jemaah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....