Hakim Kerajaan Belanda Terpukau, TBSS XXXII Bukittinggi Jadi Sorotan
- 06 Sep 2026 12:07 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Gelaran Taragak Basuo Scooterist Sumatera (TBSS) XXXII Tahun 2026 di Kota Bukittinggi semakin istimewa dengan kehadiran tamu dari Negeri Kincir Angin, Mr. Hans Kruit, seorang hakim Kerajaan Belanda yang secara khusus datang menghadiri perhelatan komunitas scooter tersebut, Minggu (6/9/2026).
Kehadiran Hans Kruit menjadi warna tersendiri dalam perhelatan yang mempertemukan para pecinta Vespa dan scooter dari berbagai daerah. Bukan hanya sekadar hadir, ia mengaku terkesan melihat semangat persaudaraan dan kreativitas komunitas scooter di Indonesia.

Mengusung tema “Satu Aksi untuk Semua”, TBSS XXXII dinilai menghadirkan sesuatu yang luar biasa. Bagi Hans Kruit, atmosfer yang tercipta dalam kegiatan tersebut merupakan pengalaman yang berbeda dan jarang ia temukan di negara asalnya, Belanda.


Menurutnya, kecintaan terhadap Vespa ternyata mampu menembus batas negara, budaya dan generasi. Kendaraan yang lahir di Italia itu justru menjadi bahasa universal yang mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang.
“Ini sangat bagus dan luar biasa. Saya melihat hobi scooter Vespa di sini sangat kuat. Ini merupakan event yang luar biasa dan sesuatu yang berbeda. Sangat jarang saya melihat suasana seperti ini di tempat asal saya di Belanda,” ujar Hans Kruit.
Kekaguman Hans Kruit semakin lengkap karena dirinya juga memiliki komunitas Vespa di Belanda. Karena itu, TBSS XXXII bukan sekadar agenda komunitas baginya, melainkan pengalaman yang memiliki cerita tersendiri untuk dibawa pulang.
Ia berharap semangat kebersamaan dan kreativitas para scooterist Indonesia terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut pada tahun berikutnya. Saya akan menceritakan pengalaman luar biasa ini ketika kembali ke Belanda,” tuturnya.
Vespa Satukan Indonesia dan Belanda
Kehadiran Hans Kruit sekaligus memperlihatkan bagaimana Vespa mampu menjadi jembatan persahabatan lintas negara.
Di Indonesia, Vespa tidak hanya dipandang sebagai kendaraan klasik. Di tangan komunitasnya, Vespa menjelma menjadi identitas, gaya hidup, ruang kreativitas sekaligus simbol persaudaraan.
Sementara di Belanda, kecintaan terhadap scooter juga tumbuh melalui komunitas-komunitas penggemarnya. Kesamaan hobi inilah yang membuat Hans Kruit merasa memiliki kedekatan emosional dengan para scooterist yang hadir di TBSS XXXII.
“Ya, saya juga punya komunitas Vespa. Karena itu, event ini luar biasa bagi saya,” ungkapnya.
TBSS XXXII Tahun 2026 pun tidak hanya menjadi pesta para pencinta scooter, tetapi menjelma menjadi panggung perjumpaan budaya dan persaudaraan internasional.
Dari Bukittinggi menuju Belanda, cerita tentang Vespa terus bergerak. Satu roda berputar, ribuan persaudaraan tercipta.
Dan dari TBSS XXXII, sebuah pesan sederhana kembali menggema: Satu Aksi untuk Semua. (JM/RRI BKT)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....