"Hari Ini Korean Makeup, Besok Latte Makeup", Siapa yang Menentukan Tren Kecantikan?

  • 27 Agt 2026 07:44 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO,ID, Bukittinggi - Tren kecantikan seolah tidak pernah berhenti berputar, dari Korean makeup yang identik dengan tampilan fresh hingga latte makeup dengan nuansa warna cokelat yang hangat. Belum sempat benar-benar menguasai satu gaya, media sosial sudah memperkenalkan tren baru yang membuat kita kembali penasaran untuk mencoba.

Perubahan tren ini sebenarnya bukan sesuatu yang benar-benar baru dalam dunia kecantikan. Bedanya, kehadiran media sosial membuat sebuah gaya makeup bisa menyebar jauh lebih cepat dan menjangkau jutaan orang hanya dalam waktu singkat.

Platform seperti TikTok dan Instagram punya peran besar dalam menciptakan sekaligus mempercepat siklus tren tersebut. Sebuah teknik makeup yang awalnya hanya digunakan oleh beberapa beauty creator bisa berubah menjadi tren global setelah muncul berulang kali di halaman pengguna.

Influencer dan selebritas juga ikut memengaruhi bagaimana sebuah tren diterima oleh masyarakat. Ketika wajah populer menggunakan gaya tertentu, banyak orang menjadi penasaran dan menganggap tampilan tersebut sebagai sesuatu yang sedang “wajib” dicoba.

Selain itu, industri kecantikan memang memiliki kepentingan untuk terus menghadirkan sesuatu yang baru. Setiap tren dapat mendorong munculnya produk, warna, tekstur, dan kampanye baru yang membuat konsumen merasa perlu memperbarui koleksi makeup mereka.

Menariknya, tren makeup sering kali menggunakan nama yang terdengar unik dan mudah diingat, seperti latte, strawberry, glass skin, atau clean girl. Nama-nama tersebut membuat sebuah tampilan terasa seperti identitas atau gaya hidup, bukan sekadar teknik menggunakan makeup.

Namun, cepatnya pergantian tren juga bisa membuat kita merasa tertinggal jika tidak terus mengikuti perkembangan terbaru. Padahal, makeup seharusnya tidak menjadi perlombaan untuk selalu terlihat kekinian atau memiliki semua produk yang sedang viral.

Di sisi lain, pergantian tren sebenarnya bisa menjadi hal yang menyenangkan karena memberi kesempatan untuk bereksperimen dengan berbagai gaya. Kita bisa mengambil elemen yang disukai dari setiap tren tanpa harus mengikutinya secara keseluruhan.

Yang penting adalah membedakan antara mengikuti tren karena benar-benar menyukainya dan mengikutinya karena takut dianggap ketinggalan. Tidak ada salahnya tetap menggunakan gaya makeup yang sudah menjadi ciri khas kita meskipun tren di media sosial terus berubah.

Pada akhirnya, tren kecantikan akan selalu datang dan pergi, tetapi preferensi pribadi seharusnya tidak harus ikut berubah setiap saat. Korean makeup, latte makeup, atau tren apa pun berikutnya bisa menjadi inspirasi, sementara keputusan tentang bagaimana kita ingin tampil tetap berada di tangan kita sendiri. (DEP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....