Ciri Mobil Second Sudah Tidak Layak Dibeli
- 10 Agt 2026 08:44 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Membeli mobil second membutuhkan ketelitian agar kendaraan yang dipilih tidak justru menjadi sumber pengeluaran besar. Kondisi fisik yang terlihat bagus belum tentu mencerminkan kondisi mesin dan komponen penting di dalamnya.
Mobil second yang memiliki kerusakan parah pada mesin sebaiknya dipertimbangkan kembali sebelum dibeli. Suara mesin kasar, asap knalpot berlebihan, oli bercampur air, atau mesin sering mengalami overheat dapat menjadi tanda adanya masalah serius.
Kondisi rangka dan sasis juga menjadi salah satu hal yang wajib diperiksa. Mobil yang pernah mengalami tabrakan berat hingga membuat rangka bengkok atau tidak presisi berisiko mengganggu keselamatan dan sulit dikembalikan ke kondisi semula.
Waspadai pula mobil yang memiliki bekas banjir cukup parah, terutama jika terdapat karat pada bagian tersembunyi. Bau lembap, karpet menguning, karat pada baut, serta masalah kelistrikan yang muncul secara acak dapat menjadi petunjuk bahwa kendaraan pernah terendam.
Transmisi yang bermasalah juga dapat membuat mobil second menjadi tidak layak dibeli, terutama jika perpindahan gigi terasa kasar atau terlambat. Biaya perbaikan transmisi bisa sangat besar sehingga harga murah saat membeli belum tentu berarti lebih hemat.
Sistem kelistrikan yang bermasalah secara berulang sebaiknya tidak dianggap sepele. Lampu indikator sering menyala, AC tidak stabil, power window bermasalah, atau aki cepat habis dapat menunjukkan adanya kerusakan yang lebih kompleks.
Perhatikan juga kondisi kaki-kaki, terutama jika mobil mengeluarkan bunyi keras ketika melewati jalan tidak rata. Suspensi, ball joint, tie rod, dan komponen kemudi yang sudah rusak berat dapat mengurangi kenyamanan sekaligus membahayakan pengendalian kendaraan.
Mobil dengan dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai identitas kendaraan sebaiknya dihindari. Calon pembeli perlu memastikan STNK, BPKB, nomor rangka, nomor mesin, serta riwayat kepemilikan sesuai dan dapat diverifikasi secara resmi.
Riwayat servis yang tidak jelas juga menjadi alasan untuk lebih berhati-hati dalam memilih mobil second. Kendaraan yang jarang dirawat berpotensi memiliki banyak komponen yang sudah mendekati akhir masa pakai meskipun tampilan luarnya masih menarik.
Sebelum membeli, lakukan pemeriksaan menyeluruh dan jika perlu bawa mekanik independen untuk mengecek kendaraan. Jangan mudah tergoda harga murah karena mobil dengan kerusakan berat dapat membuat biaya perawatan jauh melebihi selisih harga dengan kendaraan yang kondisinya lebih sehat. (MU/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....