Bead Thing, dari Hobi Menjadi Kisah Sukses Bisnis
- 01 Jul 2026 18:01 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Mengubah hobi masa kecil menjadi peluang bisnis yang menguntungkan bukanlah hal yang mustahil bagi generasi muda saat ini. Hal inilah yang dibagikan oleh seorang kreator muda asal Bukittinggi, Rima Afifah atau yang akrab disapa Rima, saat hadir sebagai narasumber dalam program Pro 2 Asiknya Bisnis yang disiarkan langsung melalui YouTube RRI Bukittinggi.
Melalui usaha kerajinan aksesoris manik-manik bernama "Bead Thing" yang dirintisnya sejak tahun 2023 saat masih duduk di bangku kuliah, Rima berhasil membuktikan bahwa kreativitas buatan tangan memiliki nilai jual yang tinggi jika ditekuni dengan konsisten.
Awal mula perjalanan bisnis ini terbilang sangat sederhana, di mana Rima memulainya hanya dengan modal awal sebesar Rp50.000 untuk membeli bahan manik-manik karena kegemarannya mengoleksi gelang sejak kecil.
Iseng mencoba membuat cincin dan gelang sendiri, ia kemudian memanfaatkan toko milik orang tuanya di Pasar Atas Bukittinggi untuk memajang hasil karyanya tanpa melakukan promosi online sama sekali di awal penjualan.
Tak disangka, produk buatan tangannya langsung diminati oleh berbagai kalangan pembeli dari anak-anak hingga dewasa, bahkan kini sukses menarik perhatian wisatawan mancanegara seperti Malaysia hingga mendapatkan pesan dari calon pembeli di Brazil.

Bagi Rima, tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis handmade ini bukanlah pada proses pembuatannya yang membutuhkan kesabaran ekstra, melainkan saat menentukan harga jual produk. Ia selalu berupaya menetapkan harga yang merakyat dan bersahabat bagi kantong anak sekolah atau mahasiswa tanpa mengorbankan kualitas estetika produknya.
| Baca juga: Hobi dalam Kehidupan Modern |
Rima menambahkan bahwa produk kerajinan tangan buatannya memiliki nilai eksklusif dan keunikan tersendiri yang bersifat edisi terbatas (limited edition), karena setiap detail perpaduan warna dan simpulnya dibuat secara manual menggunakan tangan manusia yang tidak bisa disamai oleh buatan mesin.
Menutup obrolan hangat tersebut, Rima memberikan pesan motivasi bagi anak-anak muda lainnya yang masih merasa malu atau ragu untuk menunjukkan hasil karya mereka ke publik. Menurutnya, langkah pertama yang paling penting adalah keberanian untuk mulai mengunggah atau memamerkan karya tersebut terlebih dahulu tanpa perlu mengkhawatirkan persaingan.
Seiring berjalannya waktu, rasa percaya diri akan tumbuh dengan sendirinya melalui proses belajar dari kesalahan, konsistensi dalam berinovasi mengikuti tren, serta masukan positif yang datang dari para pelanggan. (NAS/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....