Perawatan Kendaraan setelah Terendam Banjir

  • 15 Apr 2026 16:51 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banjir sering datang tanpa peringatan, dan salah satu dampak yang paling merugikan adalah kerusakan kendaraan. Mobil atau motor yang sempat terendam air berisiko mengalami kerusakan serius, terutama pada mesin, sistem kelistrikan, dan komponen penting lainnya. Oleh karena itu, perawatan setelah banjir sangat penting dilakukan dengan cepat dan tepat.

1. Jangan Langsung Menyalakan Mesin

Kesalahan paling umum adalah mencoba menyalakan kendaraan setelah terendam banjir. Air yang masuk ke mesin bisa menyebabkan kerusakan fatal seperti water hammer (kerusakan pada piston). Sebaiknya, pastikan kendaraan diperiksa terlebih dahulu sebelum dinyalakan.

2. Periksa Oli dan Cairan Lain

Cek kondisi oli mesin. Jika oli berubah warna menjadi cokelat susu atau terlihat bercampur air, itu tanda oli sudah terkontaminasi dan harus segera diganti. Selain oli mesin, periksa juga:

  • Oli transmisi

  • Minyak rem

  • Cairan radiator

Semua cairan tersebut harus dipastikan bersih dari air.

3. Bersihkan Sistem Bahan Bakar

Air yang masuk ke tangki bahan bakar bisa mengganggu proses pembakaran. Oleh karena itu, tangki perlu dikuras dan diisi ulang dengan bahan bakar baru agar kendaraan dapat berfungsi normal kembali.

4. Cek Sistem Kelistrikan

Air sangat berbahaya bagi sistem kelistrikan kendaraan. Periksa bagian seperti:

  • Aki

  • Kabel-kabel

  • ECU (Engine Control Unit)

Jika perlu, keringkan dan bersihkan dengan bantuan teknisi profesional untuk menghindari korsleting.

5. Keringkan Interior Kendaraan

Jangan lupakan bagian dalam kendaraan. Karpet, jok, dan bagian interior lainnya harus dikeringkan untuk mencegah jamur dan bau tidak sedap. Gunakan vacuum atau jemur di bawah sinar matahari.

6. Periksa Rem dan Suspensi

Air banjir biasanya membawa lumpur yang dapat mengendap di sistem pengereman dan suspensi. Bersihkan komponen tersebut agar tetap aman saat digunakan.

7. Segera Bawa ke Bengkel

Meskipun terlihat baik-baik saja, sebaiknya kendaraan tetap diperiksa oleh mekanik profesional. Pemeriksaan menyeluruh dapat mendeteksi kerusakan tersembunyi yang tidak terlihat secara kasat mata. (ZH/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....