Kenapa Kita Sering Menunda Hal yang Penting

  • 27 Mar 2026 15:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Menunda pekerjaan penting sering terjadi bahkan ketika kita tahu dampaknya tidak baik. Tugas yang sebenarnya bisa diselesaikan lebih awal justru ditunda hingga mendekati tenggat. Kebiasaan ini bukan semata-mata soal malas, melainkan berkaitan dengan cara otak merespons tekanan dan emosi.

Dalam psikologi, prokrastinasi sering dikaitkan dengan upaya menghindari ketidaknyamanan. Tugas penting biasanya membawa beban tanggung jawab, risiko gagal, atau standar tinggi yang membuat cemas. Menurut pembahasan di Psychology Today dan Harvard Business Review, menunda menjadi cara instan untuk meredakan stres meski hanya sementara.

Faktor lain yang memengaruhi adalah dorongan mencari kepuasan jangka pendek. Otak cenderung memilih aktivitas yang memberi imbalan cepat seperti membuka media sosial atau menonton hiburan. Sistem dopamin membuat distraksi terasa lebih menarik dibandingkan tugas penting yang hasilnya baru terasa di masa depan.

Perfeksionisme juga dapat memperkuat kebiasaan menunda. Ketika seseorang ingin hasil yang sempurna, ia justru takut memulai karena khawatir tidak sesuai harapan. Akibatnya, penundaan terasa lebih aman dibandingkan menghadapi kemungkinan gagal.

Memahami alasan di balik penundaan membantu kita mengatasinya dengan lebih realistis. Membagi tugas menjadi bagian kecil dan menetapkan tenggat pribadi dapat mengurangi tekanan mental. Dengan langkah sederhana dan konsisten, kebiasaan menunda perlahan bisa digantikan dengan pola kerja yang lebih sehat. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....