Sepuluh Fakta Unik LEGO yang Bisa Membuatmu Terkejut

  • 16 Mar 2026 09:58 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - LEGO dikenal sebagai mainan konstruksi yang sangat populer di seluruh dunia. Sejak pertama kali dibuat pada tahun 1932, balok-balok kecil ini telah menjadi bagian dari masa kecil banyak orang.

Namun di balik bentuknya yang sederhana, LEGO ternyata menyimpan banyak fakta menarik yang jarang diketahui. Berikut beberapa fakta unik tentang LEGO yang mungkin akan membuatmu melihat mainan ini dengan cara berbeda.

1. LEGO Tidak Membuat Mainan Perang Modern

Walaupun sangat populer di seluruh dunia, LEGO memiliki prinsip unik dalam membuat produknya. Perusahaan ini tidak membuat set mainan yang menggambarkan perang modern secara realistis. Anak-anak memang bisa bermain dengan tema pertempuran seperti bajak laut, fantasi, atau luar angkasa.

Namun LEGO menghindari tank, senjata modern, atau konflik dunia nyata karena tidak ingin mengaitkan produknya dengan kekerasan dalam kehidupan nyata.

2. LEGO Pernah Ikut Terbang ke Luar Angkasa

Pada tahun 2016, wahana antariksa Juno milik NASA mencapai planet Jupiter setelah melakukan perjalanan selama lima tahun. Dalam misi tersebut, ada tiga figur LEGO kecil yang ikut “berpetualang” di luar angkasa.

Figur tersebut mewakili dewi Romawi Juno, dewa Jupiter, dan ilmuwan Galileo Galilei. Menariknya, figur ini tidak dibuat dari plastik seperti biasanya, melainkan dari aluminium khusus agar tahan terhadap radiasi kuat di sekitar Jupiter.

3. Jutaan LEGO Pernah Jatuh ke Laut

Pada tahun 1997, sebuah kapal kargo yang berlayar di dekat Inggris terkena ombak besar hingga beberapa kontainernya jatuh ke laut. Salah satu kontainer tersebut berisi hampir lima juta keping LEGO. Sejak saat itu, potongan LEGO terus ditemukan di berbagai pantai di Inggris dan negara sekitarnya.

Beberapa di antaranya berupa sirip selam, tabung oksigen mini, hingga figur hiu. Para peneliti bahkan mencatat bahwa potongan LEGO dari insiden ini masih bisa muncul di pantai selama puluhan tahun karena plastiknya sangat tahan lama.

4. LEGO Membantu Memperbaiki Peti Mumi Kuno

LEGO juga pernah digunakan untuk membantu proses restorasi artefak kuno. Sebuah sarkofagus Mesir berusia sekitar 3.000 tahun yang disimpan di Museum Fitzwilliam, Inggris, mengalami kerusakan akibat perubahan suhu dan kelembapan.

Para konservator kemudian menggunakan balok LEGO untuk membuat penyangga yang dapat disesuaikan dari bagian dalam peti tersebut. Cara ini berhasil membantu memperbaiki bentuk sarkofagus tanpa merusaknya.

5. Ilmuwan Pernah Sengaja Menelan LEGO

Pada tahun 2018, beberapa dokter melakukan penelitian yang cukup unik. Mereka ingin mengetahui berapa lama benda kecil seperti LEGO akan keluar dari tubuh jika tertelan oleh anak-anak. Karena tidak mungkin meminta anak-anak menjadi subjek penelitian, enam dokter akhirnya menjadi relawan dan menelan kepala minifigure LEGO.

Hasilnya menunjukkan bahwa benda tersebut rata-rata keluar dari tubuh dalam waktu sekitar dua hari.

6. LEGO Sangat Kuat Menahan Beban

Para penggemar LEGO pernah bertanya-tanya seberapa tinggi menara LEGO bisa dibangun sebelum bagian bawahnya hancur. Dalam sebuah pengujian laboratorium, satu balok LEGO kecil ternyata mampu menahan beban hingga sekitar 432 kilogram sebelum berubah bentuk. Secara teori, kekuatan ini berarti menara LEGO bisa mencapai lebih dari tiga kilometer sebelum balok paling bawah rusak.

7. Ada LEGO yang Dilapisi Emas Asli

LEGO pernah membuat item koleksi yang sangat langka berupa topeng karakter Bionicle yang dilapisi emas 14 karat. Hanya sekitar 30 buah yang pernah dibuat. Sebagian diberikan kepada karyawan LEGO, sementara sisanya dibagikan melalui kompetisi. Salah satu topeng tersebut bahkan pernah ditemukan di toko barang bekas dan akhirnya terjual lebih dari 18 ribu dolar karena kelangkaannya.

8. LEGO Bisa Digunakan untuk Mencetak Kulit Manusia

Para peneliti dari Cardiff University pernah membuat printer khusus menggunakan balok LEGO. Printer ini digunakan untuk mencetak jaringan kulit manusia dari sel hidup. Walaupun tidak bisa digunakan untuk transplantasi, teknologi ini sangat membantu penelitian medis karena jauh lebih murah dibandingkan mesin bioprinter profesional.

9. Set LEGO Bisa Menjadi Investasi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa set LEGO yang sudah tidak diproduksi bisa meningkat nilainya setiap tahun. Bahkan rata-rata kenaikan harganya bisa mencapai sekitar 11 persen per tahun. Salah satu contoh terkenal adalah set Millennium Falcon dari Star Wars yang dulu dijual sekitar 400 dolar, namun kini bisa bernilai hingga puluhan ribu dolar jika masih dalam kondisi baru.

10. Robot LEGO Pernah Digerakkan Otak Cacing

Dalam sebuah proyek penelitian bernama OpenWorm, ilmuwan mencoba mensimulasikan sistem saraf seekor cacing kecil. Mereka kemudian memasukkan simulasi tersebut ke dalam robot LEGO. Robot ini dapat bergerak dan merespons rangsangan seperti makhluk hidup sederhana, misalnya mendekati makanan atau menghindari rintangan.

Eksperimen ini menunjukkan bahwa jaringan saraf biologis bisa digunakan untuk mengendalikan mesin. (DKA/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....