Menangkap Keheningan dan Kehangatan Ramadan lewat Lensa

  • 21 Feb 2026 14:57 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Ramadan menghadirkan suasana yang berbeda dari bulan lainnya. Pagi terasa lebih tenang, sementara sore dipenuhi harap menunggu waktu berbuka. Di antara momen-momen tersebut, tersimpan banyak cerita sederhana yang penuh makna. Melalui lensa kamera, keheningan dan kehangatan itu dapat diabadikan menjadi kenangan yang tak lekang oleh waktu.

Fotografi di bulan Ramadan bukan hanya tentang menghasilkan gambar yang indah. Lebih dari itu, kamera menjadi alat untuk merekam perasaan dan suasana. Cahaya matahari yang mulai redup, aktivitas di dapur menjelang berbuka, hingga kebersamaan keluarga di meja makan menjadi momen yang berharga. Setiap jepretan menghadirkan cerita yang mungkin tidak terucap dengan kata-kata.

Kegiatan ini juga melatih kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Seorang fotografer belajar memperhatikan detail kecil yang sering terlewat. Ekspresi wajah, permainan cahaya dan suasana sekitar menjadi bagian penting dalam sebuah foto. Dari sana, muncul kesadaran bahwa Ramadan menyimpan banyak sisi yang layak untuk dikenang.

Pada akhirnya, lensa kamera menjadi jembatan antara momen dan kenangan. Foto-foto yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga pengingat tentang kehangatan Ramadan. Ketika bulan suci berlalu, gambar-gambar itu tetap bercerita. Ia menghadirkan kembali rasa yang pernah ada, menghidupkan kembali kenangan yang tersimpan dalam bingkai. (YE/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....