Tips Menanam Buah Markisa agar Berbuah Lebat

  • 17 Feb 2026 08:12 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID , Bukittinggi - Menanam buah markisa di pekarangan rumah bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin menghadirkan tanaman produktif sekaligus mempercantik halaman. Tanaman merambat ini tidak hanya menghasilkan buah segar kaya vitamin C, tetapi juga mampu tumbuh dengan relatif mudah di iklim tropis seperti Indonesia.

Langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah pemilihan bibit berkualitas. Pilih bibit markisa yang berasal dari indukan sehat, bebas hama, dan sudah terbukti produktif agar pertumbuhannya optimal. Anda bisa menggunakan bibit dari biji yang disemai terlebih dahulu atau membeli bibit siap tanam dari penjual terpercaya. Selanjutnya, tentukan lokasi tanam yang mendapatkan sinar matahari cukup, minimal enam hingga delapan jam per hari. Markisa menyukai tanah yang gembur, subur, dan memiliki drainase baik agar akar tidak mudah membusuk. Sebelum menanam, campurkan tanah dengan pupuk kandang atau kompos untuk meningkatkan unsur hara.

Karena markisa merupakan tanaman merambat, Anda perlu menyiapkan para-para, pagar, atau teralis sebagai tempat rambatan. Penopang yang kokoh akan membantu tanaman tumbuh terarah, memudahkan perawatan, serta meningkatkan sirkulasi udara di sekitar daun dan buah. Dengan rambatan yang baik, potensi buah yang dihasilkan juga akan lebih maksimal. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin, terutama pada masa awal pertumbuhan. Pastikan tanah tetap lembap, tetapi tidak tergenang air. Pada musim kemarau, penyiraman bisa dilakukan setiap hari, sedangkan saat musim hujan cukup disesuaikan dengan kondisi kelembapan tanah.

Pemupukan tambahan juga penting untuk merangsang pembungaan dan pembuahan. Gunakan pupuk organik atau pupuk NPK dengan dosis sesuai anjuran setiap satu hingga dua bulan sekali. Selain itu, lakukan pemangkasan pada cabang yang terlalu rimbun atau tidak produktif agar energi tanaman terfokus pada pembentukan buah. Perhatikan pula serangan hama dan penyakit seperti kutu daun atau jamur. Anda dapat menggunakan pestisida nabati sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan. Dengan perawatan yang konsisten dan tepat, tanaman markisa biasanya mulai berbuah dalam waktu enam hingga delapan bulan setelah tanam.

Dengan mengikuti tips tersebut, pekarangan rumah Anda tidak hanya menjadi lebih hijau, tetapi juga menghasilkan buah markisa segar yang bisa dikonsumsi langsung atau diolah menjadi minuman sehat. Menanam sendiri di rumah tentu memberikan kepuasan tersendiri sekaligus mendukung gaya hidup lebih alami dan hemat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....