Serat Daun Nanas Antar Desainer Bogor Raih Penghargaan Australia
- 14 Agt 2026 16:32 WIB
- Bukittinggi
Poin Utama
- Laras Andriyani meraih Avant-Garde Award di Australian Wearable Art Festival 2026 melalui karya Silent Luminous.
- Busana tersebut memanfaatkan serat daun nanas dari limbah pertanian, kain jacquard daur ulang, dan berbagai sisa produksi.
- Pembuatan Silent Luminous menghabiskan sekitar 1.700 jam atau tujuh bulan melalui berbagai eksperimen dan revisi.
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Desainer asal Dramaga, Bogor, Laras Andriyani meraih Avant-Garde Award di Australian Wearable Art Festival 2026. Penghargaan tersebut diraih melalui karya busana bertajuk Silent Luminous.
Karya Laras menarik perhatian karena memanfaatkan serat daun nanas dari limbah pertanian. Limbah tersebut diolah menjadi benang sebelum dirajut sebagai bagian dari busana.
Serat daun nanas kemudian dipadukan dengan kain jacquard daur ulang. Laras juga memanfaatkan berbagai material sisa produksi dalam pengerjaan busana tersebut.
Proses pembuatan Silent Luminous membutuhkan waktu cukup panjang. Laras menghabiskan sekitar 1.700 jam atau tujuh bulan untuk menyelesaikan karyanya.
Selama proses tersebut, Laras melakukan berbagai eksperimen dan revisi. Tahapan itu dilakukan hingga menghasilkan karya yang kemudian dibawa ke panggung internasional.
Karya yang berangkat dari Bogor tersebut akhirnya tampil dalam Australian Wearable Art Festival 2026. Silent Luminous berhasil memperoleh penghargaan Avant-Garde Award.
Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan pemanfaatan limbah pertanian sebagai material dalam sebuah karya busana. Serat daun nanas yang sebelumnya menjadi limbah dapat diolah menjadi bagian dari karya fesyen. (MIK/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....