Review Anime Tensei Shitara Slime Datta Ken Season 4 Episode 6

  • 03 Agt 2026 09:11 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID , Bukittinggi - Episode kali ini dibuka dengan Rimuru Tempest Raja Iblis sekaligus penguasa Negara Federasi Jura Tempest menendang meja rapat hingga terbalik setelah membaca naskah perjanjian yang disodorkan Dewan Negara-Negara Barat.

Lewat bantuan Raphael Penasihat Agung di dalam jiwanya ia menyadari isi perjanjian itu sangat merugikan dan bertujuan menjadikan Tempest sebagai negara bawahan. Belum selesai semua orang terkejut Raphael mendeteksi sebagian besar peserta sidang sebenarnya dikendalikan sihir dan begitu pengaruhnya hilang banyak yang tersadar serta merasa sangat malu karena telah bertindak tidak adil.

Di tengah situasi yang belum tenang pintu ruangan terbuka lebar dan Pangeran Elric putra mahkota Kerajaan Ingrasia melangkah masuk dengan diiringi pasukan elit Komandan Ksatria Reiner serta pasukan bayaran pimpinan Gai.
Wajahnya penuh amarah ia menuduh Rimuru berniat menguasai dunia manusia dan menantang penyelesaian lewat pertempuran sementara Komandan Reiner ikut merendahkan serta menantang pihak Tempest dengan nada sombong.
Melihat penghinaan itu Hinata Sakaguchi Kepala Ksatria Suci maju lebih dulu dan mengalahkan Reiner hanya dalam satu gerakan bantingan cepat berkat Keahlian Unik Perampas dan Keahlian Unik Ahli Matematika yang membuatnya jauh lebih tangkas dan tajam membuat seluruh ruangan seketika hening.
Tak lama kemudian saat Gai masih berusaha meremehkan Shuna Putri Bangsa Ogre sekaligus Penasihat Istana Tempest maju dan mengaktifkan sihir tingkat tinggi Disintegrasi yang biasanya butuh waktu lama menyiapkan lingkaran sihir dengan sangat cepat halus dan hampir tak terlihat.
Ia mengendalikan sihir itu sedemikian rupa hingga hanya merobek pakaian Gai tanpa melukainya sedikit pun. Hal itu menunjukkan betapa besarnya kekuatan sekaligus kendali dirinya sehingga Gai langsung terdiam ketakutan.
Di saat semua orang masih terpukau Glenda mantan bawahan Hinata yang kini berkhianat melaksanakan perintah rahasia Granbell Rosso pemimpin tertinggi sekaligus anggota terkuat kelompok Clerics of the Seven Luminaries yang di Kekaisaran Suci Lubelius menyandang gelar Luminary Hari Minggu beserta cucunya Maribel Rosso.
Ia menggunakan senapan sihir yang digabung manipulasi ruang untuk memindahkan peluru secara mendadak lewat teleportasi hingga sangat dekat dengan Pangeran Elric berharap kesalahan bisa dilemparkan kepada Rimuru. Namun hanya Raphael dan Rimuru yang menyadari hal itu lebih dulu Rimuru segera mengaktifkan kemampuan Beelzebuth dan menangkap peluru tepat sebelum mengenai sang pangeran.
Melihat nyawanya diselamatkan oleh orang yang sempat ia tuduh Pangeran Elric menundukkan kepala meminta maaf secara terbuka mengakui kesalahannya karena terhasut kebohongan dan berjanji tidak akan memusuhi Tempest tanpa alasan jelas.
Setelah segala keributan terbongkar Dewan Negara-Negara Barat akhirnya menyepakati dan mengesahkan tiga poin utama secara resmi.
  1. Mengakui Tempest sebagai sebuah negara yang sah

  2. Meresmikan keanggotaan Tempest di dalam Dewan Negara-Negara Barat

  3. Menyerahkan wewenang militer Dewan kepada Tempest

Tak lama setelah keputusan itu disahkan Sōei Kepala Intelijen Tempest berhasil menemukan jejak keberadaan Glenda yang melarikan diri. Peristiwa ini menjadi penutup adegan pada episode kali ini. (AMR/YPA)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....