Review Anime Tensei Shitara Slime Datta Ken Season 4 Episode 5

  • 03 Agt 2026 08:32 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID , Bukittinggi - Episode ini menjadi titik awal Rimuru memasuki panggung diplomasi manusia. Setelah berbagai pertempuran besar, kini ia harus menghadapi politik Dewan Barat yang penuh intrik.

Cerita dibuka dengan Rimuru yang tiba di Kerajaan Engrassia bersama rombongannya. Untuk menyesuaikan diri, ia berbelanja pakaian di pasar kota. Adegan ringan ini memberi nuansa santai, bahkan sempat lucu ketika Rimuru salah membeli pakaian anak-anak.

Humor kecil ini menjadi pengingat bahwa meski bergelar Raja Iblis, ia masih membawa sisi manusiawi Satoru Mikami.

Setelah itu, Rimuru mengundang Hinata Sakaguchi ke sebuah restoran. Demi menjaga kerahasiaan, Rimuru sendiri yang mengaktifkan penghalang suara. Percakapan mereka berfokus pada rapat Dewan Barat yang akan digelar besok.

Hinata memperingatkan bahwa ada bangsawan yang menentang Tempest, serta menyinggung kemungkinan keterlibatan Kekaisaran Timur. Rimuru mendengarkan dengan serius, lalu meminta Hinata menyelidiki Dwargon sebagai jalur potensial invasi.

Keseokan harinya Rimuru bersama Shuna, Benimaru, dan Souei tiba di markas Dewan Barat. Sambutan yang diterima sangat kontras: negara-negara kecil yang pernah merasakan kebaikan Tempest menyambut dengan hangat, sedangkan bangsawan dari negara besar bersikap arogan dan ingin memanfaatkan kekayaan serta teknologi Tempest secara sepihak.

Ketika masuk ke ruang sidang, Rimuru bahkan dikurung dalam penghalang sihir—sebuah penghinaan yang tidak pantas bagi seorang Raja Iblis. Dewan pun mengajukan tiga syarat jika Tempest ingin bergabung:
  1. Wajib mematuhi hukum internal Dewan

  2. Membuka pasar dagang secara bebas untuk semua negara Barat

  3. Bersedia mengirimkan pasukan militer sesuai permintaan Dewan

Rimuru tidak langsung menolak, melainkan meminta waktu untuk menyusun tanggapan. Berkat bantuan Raphael, ia menyusun daftar syarat balasan yang begitu panjang hingga butuh waktu tiga jam untuk dibacakan.
Namun, setelah Dewan mengembalikan naskah yang telah direvisi sepihak, ekspresi Rimuru berubah drastis, ia tampak sangat marah, sesuatu yang jarang terlihat sejak kejadian kematian Shion di masa lalu. Episode pun berakhir dengan teka-teki: apa sebenarnya isi revisi yang membuat Rimuru begitu murka. (AMR/YPA)
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....