Pharrell Williams Sulap Runway Louis Vuitton Jadi Pantai California
- 29 Jun 2026 21:23 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Direktur Kreatif Pakaian Pria Louis Vuitton, Pharrell Williams, kembali mencuri perhatian dunia mode lewat peragaan busana pria Spring/Summer 2027 di Paris Fashion Week.
Bertempat di kawasan Cité Universitaire, rumah mode mewah asal Prancis ini menyulap tempat acara (venue) menjadi lanskap pantai California buatan lengkap dengan hamparan pasir putih, ombak raksasa, hingga kabut air yang membawa suasana budaya selancar (surfing) ke tengah kota Paris.
Tema budaya selancar yang menjadi inspirasi utama koleksi musim ini dihadirkan secara fungsional melalui instalasi ombak raksasa setinggi beberapa lantai bangunan. Di tengah cuaca Paris yang sedang dilanda gelombang panas, instalasi ombak buatan tersebut secara berkala menyemprotkan kabut air sejuk (water mist) ke arah tribun untuk menjaga kenyamanan para tamu undangan dan selebritas dunia yang hadir di baris depan (front row).
Sebagai pelengkap narasi visual bertema perjalanan—yang menjadi akar sejarah Louis Vuitton sebagai pembuat koper mewah (trunk)—sebuah camper van transparan ditempatkan secara ikonik di tengah set pantai.
Peragaan busana ini dibuka dengan pemutaran film pendek yang menampilkan peselancar profesional dunia, Mikey February dan Julian Wilson, guna mempertegas benang merah koleksi yang memadukan siluet pakaian olahraga air dengan sentuhan adibusana (high fashion).
Melansir laporan dari kantor berita Associated Press (AP), instalasi ombak tersebut dirancang menyerupai "barrel wave" (ombak berbentuk terowongan) berskala masif yang cukup besar untuk menjadi latar belakang seluruh area catwalk.
Efek teatrikal tersebut digambarkan oleh para kritikus mode mampu memberikan pengalaman imersif yang memukau tanpa menenggelamkan esensi dari pakaian yang dipamerkan.
Tidak hanya fokus pada estetika dan komersialitas, dalam kesempatan ini Louis Vuitton juga mengumumkan langkah konkret di bidang keberlanjutan lingkungan.
Mereka resmi menjalin kolaborasi dengan organisasi konservasi laut global, Coral Gardeners, untuk mendukung proyek restorasi ekosistem laut lewat penanaman 1.000 terumbu karang baru di wilayah Polinesia Prancis. (UGP/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....