Fenomena Ingin Diperhatikan tapi Takut Terlalu Terlihat

  • 25 Mei 2026 08:50 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Banyak orang diam-diam ingin diperhatikan, didengar, dan dianggap penting. Kita ingin ada yang peduli, bertanya kabar, atau menyadari ketika kita sedang tidak baik-baik saja. Namun di saat yang sama, kita juga takut jika terlalu terlihat dan terlalu banyak diketahui orang lain.

Perasaan ini muncul karena manusia memang punya kebutuhan untuk merasa berarti bagi orang lain. Di dunia Psikologi, kita ingin diterima dan diperhatikan, tetapi juga takut dihakimi atau ditolak. Akibatnya, kita sering berada di tengah-tengah: berharap ada yang mengerti, tetapi tidak berani benar-benar menunjukkan apa yang dirasakan.

Selain itu, banyak orang tumbuh dengan kebiasaan menyembunyikan perasaan. Kita terbiasa terlihat baik-baik saja dan takut dianggap berlebihan jika terlalu terbuka. Karena itu, kita berharap orang lain mengerti tanpa harus benar-benar menceritakan semuanya.

Media sosial juga membuat perasaan ini semakin rumit. Kita ingin dilihat, tetapi tidak ingin terlihat terlalu membutuhkan perhatian. Banyak orang ingin merasa terhubung, tetapi juga takut kehilangan privasi dan kendali atas bagaimana dirinya dipandang.

Pada akhirnya, ingin diperhatikan bukan berarti kita lemah atau haus perhatian. Itu adalah hal yang manusiawi. Yang membuat semuanya terasa sulit adalah karena kita ingin dimengerti, tetapi juga takut jika sisi paling rapuh dalam diri kita benar-benar terlihat. (STP/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....