Kenapa Kita Lebih Sering Menyalahkan Diri Sendiri?
- 18 Mei 2026 14:32 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Saat sesuatu tidak berjalan sesuai harapan, banyak orang langsung menyalahkan dirinya sendiri. Kita berpikir bahwa semuanya terjadi karena kita kurang baik, kurang pintar, atau kurang berusaha. Padahal, tidak semua hal buruk selalu berasal dari kesalahan kita.
Kebiasaan ini sering muncul karena kita terbiasa merasa harus bertanggung jawab atas segala sesuatu. Ketika orang lain kecewa, hubungan berubah, atau hasil tidak sesuai keinginan, kita langsung merasa ada yang salah dengan diri sendiri. Menurut berbagai pembahasan dalam dunia Psikologi, orang yang terlalu keras pada dirinya cenderung lebih mudah menyalahkan diri bahkan untuk hal-hal yang tidak sepenuhnya bisa dikendalikan.
Selain itu, menyalahkan diri sendiri kadang terasa lebih mudah daripada menerima bahwa ada hal yang memang berada di luar kendali. Jika semuanya salah kita, setidaknya kita merasa masih punya alasan dan penjelasan. Padahal, sering kali kenyataannya jauh lebih rumit dari itu.
Pengalaman masa lalu juga bisa membuat seseorang terbiasa berpikir seperti ini. Jika sejak lama kita tumbuh dengan kritik, tuntutan, atau kebiasaan merasa harus selalu sempurna, kita akan lebih mudah melihat diri sendiri sebagai sumber masalah. Pola pikir seperti ini dapat membuat seseorang terus merasa tidak cukup dan sulit menghargai dirinya sendiri.
Padahal, menjadi manusia berarti melakukan kesalahan, gagal, dan tidak selalu bisa mengendalikan semuanya. Tidak semua hal harus dibebankan pada diri sendiri. Kadang, yang kita butuhkan bukan lebih banyak menyalahkan diri, tetapi lebih banyak memahami dan memaafkan diri sendiri. (STP/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....