Indonesia Kuasai Dunia Parfum lewat Sejarah Minyak Nilam

  • 17 Apr 2026 06:37 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Aroma parfum dunia yang mahal ternyata banyak lahir dari daun kecil yang tumbuh di tanah Indonesia sejak ratusan tahun. Sejarah minyak nilam menunjukkan peran besar Indonesia dalam industri wewangian global yang sering tidak disadari banyak orang.

Sejak masa kolonial, nilam mulai diburu pedagang Eropa sebagai bahan pengawet kain dan pewangi bernilai tinggi di pasar. Permintaan ini kemudian mendorong eksplorasi besar di wilayah tropis Indonesia yang kaya tanaman penghasil minyak esensial alami.

Budidaya nilam berkembang di Aceh, Sulawesi, dan Sumatera Barat melalui tradisi petani lokal yang diwariskan secara turun temurun. Teknik penyulingan sederhana pada awalnya terus berkembang menjadi pengetahuan penting dalam produksi minyak nilam berkualitas ekspor dunia.

Pada masa kolonial Belanda, minyak nilam menjadi komoditas perdagangan penting yang menghubungkan Indonesia dengan pasar Eropa. Ekspansi perkebunan nilam terjadi seiring meningkatnya kebutuhan industri parfum dunia yang terus berkembang pada masa itu.

Indonesia kemudian mengukuhkan diri sebagai pemasok utama minyak nilam dunia dengan pangsa pasar sangat dominan hingga kini. Kualitas tinggi patchouli alcohol membuat minyak nilam Indonesia selalu menjadi pilihan utama rumah parfum internasional ternama global.

Setelah kemerdekaan, pengembangan industri nilam menjadi bagian dari strategi ekonomi nasional berbasis komoditas pertanian unggulan daerah. Modernisasi penyulingan mulai diterapkan meski kesenjangan teknologi masih memengaruhi kualitas produksi antar wilayah secara nasional.

Hingga sekarang, Indonesia tetap menyuplai sekitar sembilan puluh persen kebutuhan minyak nilam dunia secara stabil dan konsisten. Sejarah panjang ini menegaskan posisi Indonesia sebagai pusat penting dalam industri parfum global yang terus berkembang pesat. (AS/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....