Kisah Menarik Tato Sepanjang Sejarah Dunia Manusia

  • 16 Mar 2026 10:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Tato sering dianggap sebagai bentuk seni tubuh modern, simbol identitas, atau sekadar gaya hidup. Padahal, praktik menandai tubuh ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu dan memiliki makna yang sangat beragam di berbagai budaya. Dari tanda penyembuhan kuno hingga simbol status sosial, berikut beberapa kisah menarik tentang tato yang pernah tercatat dalam sejarah manusia.

Tato Misterius pada Manusia Es Tertua di Dunia

Pada tahun 1991, para pendaki menemukan tubuh manusia yang membeku di Pegunungan Alpen yang kemudian dikenal sebagai Ötzi the Iceman. Tubuh yang diperkirakan berasal dari sekitar 3500 SM ini ternyata memiliki lebih dari 60 tato di berbagai bagian tubuhnya. Para peneliti percaya bahwa tato tersebut kemungkinan digunakan untuk tujuan pengobatan, karena letaknya berada di sekitar sendi dan otot yang sering mengalami nyeri.

Tato Menjadi Simbol Status Bangsawan di Siberia

Seorang wanita bangsawan dari budaya Pazyryk ditemukan membeku di es Siberia selama sekitar 2.500 tahun. Tubuhnya memiliki tato yang rumit dan indah di bagian bahu yang menandakan status sosialnya. Dalam budaya tersebut, semakin banyak tato yang dimiliki seseorang, semakin tinggi pula kedudukannya dalam masyarakat.

Tato Pernah Digunakan Sebagai Hukuman bagi Penjahat

Di Yunani kuno, tato tidak dianggap sebagai seni tubuh seperti sekarang. Sebaliknya, tato sering digunakan untuk menandai budak atau penjahat sebagai bentuk hukuman dan peringatan bagi masyarakat. Beberapa orang bahkan ditato di wajah mereka agar identitas dan kesalahan mereka selalu terlihat oleh orang lain.

Keluarga Tato Yerusalem yang Bertahan Selama Berabad-Abad

Di kota tua Yerusalem terdapat sebuah keluarga bernama Razzouk yang telah membuat tato selama lebih dari 700 tahun. Para peziarah dan tentara salib dahulu sering membuat tato sebagai kenang-kenangan setelah mengunjungi Tanah Suci. Tradisi ini bahkan menarik perhatian bangsawan Eropa yang juga datang untuk mendapatkan tato dari keluarga tersebut.

Tato Wajah Suku Maori Penuh Makna dan Identitas

Suku Maori di Selandia Baru terkenal dengan tato wajah tradisional yang disebut moko. Setiap pola tato memiliki arti khusus yang menceritakan status sosial, garis keturunan, hingga pekerjaan seseorang. Dahulu tato ini dibuat dengan cara memahat kulit menggunakan alat tajam sebelum diberi pigmen.

Pelaut Dunia Menggunakan Tato Sebagai Simbol Perjalanan

Pada abad ke-17 dan ke-18, tato menjadi sangat populer di kalangan para pelaut. Mereka membuat tato sebagai tanda pencapaian perjalanan, misalnya jangkar untuk menandakan telah menyeberangi Samudra Atlantik. Beberapa tato bahkan dipercaya sebagai jimat keberuntungan untuk melindungi mereka dari bahaya di laut.

Kisah Gadis Amerika yang Ditato oleh Suku

Seorang gadis Amerika bernama Olive Oatman pernah ditangkap oleh suku asli Amerika pada tahun 1851. Setelah beberapa tahun hidup bersama suku Mojave, ia kembali ke masyarakat dengan tato biru khas di dagunya. Dalam budaya Mojave, tato tersebut sebenarnya melambangkan perlindungan dan status dalam kehidupan setelah mati.

Beberapa Presiden Amerika Serikat Ternyata Memiliki Tato

Meski jarang dibahas, beberapa presiden Amerika Serikat diduga memiliki tato di tubuh mereka. Andrew Jackson konon memiliki tato tomahawk di pahanya, sementara James K. Polk disebut memiliki simbol Tiongkok yang berarti “semangat.” Bahkan Theodore Roosevelt juga dikabarkan memiliki tato lambang keluarga di dadanya.

Scarification Tradisi Luka Tubuh sebagai Identitas Sosial

Di beberapa wilayah Afrika Barat, praktik yang mirip tato dilakukan melalui teknik scarification. Kulit disayat untuk membentuk pola tertentu sehingga meninggalkan bekas luka yang menonjol. Tanda tersebut sering melambangkan status sosial, kecantikan, hingga kedewasaan seseorang dalam masyarakat.

Seniman Tato Tradisional Berusia Seratus Tahun Filipina

Apo Whang-Od dikenal sebagai salah satu seniman tato tradisional terakhir di Filipina. Ia menggunakan teknik kuno dengan mengetuk duri yang dicelupkan ke tinta ke kulit secara berulang. Meskipun usianya telah lebih dari satu abad, ia masih mengajarkan seni tato tradisional kepada generasi muda agar budaya tersebut tidak punah.

Tato bukan sekadar gambar di kulit, tetapi juga bagian dari sejarah dan budaya manusia. Dari simbol kekuasaan hingga bentuk identitas pribadi, tato telah menjadi cara manusia mengekspresikan diri selama ribuan tahun. Kisah-kisah ini menunjukkan bahwa seni tubuh tersebut memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan. (DKA/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....