Kenali Empat Ciri Emas Campuran agar Tidak Salah Membeli
- 14 Feb 2026 17:26 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Emas merupakan logam mulia bernilai tinggi yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk berinvestasi. Namun tidak semua emas di pasaran memiliki tingkat kemurnian tinggi karena adanya campuran logam.
Logam tambahan biasanya sengaja dicampur untuk meningkatkan kekuatan serta daya tahan pada perhiasan. Terdapat empat ciri utama yang dapat membantu masyarakat mengenali emas dengan banyak campuran.
Ciri pertama adalah warna emas yang tidak terlihat kuning pekat seperti emas murni. Campuran perak atau tembaga akan membuat warna emas terlihat lebih pucat atau kemerahan.
Semakin banyak campuran logam lain maka karakter visual pada permukaan emas akan semakin berbeda. Hal ini terjadi karena komposisi emas murni di dalamnya relatif rendah.
Ciri kedua adalah adanya cap kadar di bawah angka dua puluh empat karat. Emas tidak murni biasanya memiliki kode cap seperti 22K, 18K, atau 14K.
Angka tersebut menjadi petunjuk penting bagi pembeli untuk mengetahui persentase emas murni di dalamnya. Sebagai contoh emas 18 karat hanya memiliki kandungan emas murni sebesar 75 persen.
Ciri ketiga adalah tekstur emas yang terasa jauh lebih keras dan tahan gores. Emas murni memiliki sifat yang lebih lunak sehingga logam lain ditambahkan agar bentuknya stabil.
Perhiasan dengan kadar di bawah 24 karat cenderung lebih kuat terhadap risiko goresan ringan. Sifat kuat inilah yang menjadi alasan utama penggunaan emas campuran dalam industri perhiasan.
Ciri keempat adalah harga jual yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan harga emas murni. Harga tersebut mencerminkan kadar emas asli yang terkandung di dalam produk tersebut.
Masyarakat diimbau waspada jika menemukan harga emas yang berada jauh di bawah standar pasar. Perbedaan harga menjadi petunjuk krusial saat membandingkan kualitas produk yang tersedia di pasaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....