Hiastoris Tari Piring Di Ranah Minang
- 27 Mar 2025 10:05 WIB
- Bukittinggi
BRN,Bukittinggi : Tari piring merupakan tari tradisional yang berasal dari Minangkabau, Sumatera Barat. Tarian ini menampilkan aksi atraksi menari dengan menggunakan piring. Para penari akan mengayunkan piring yang berada di telapak tangan mereka selaras dengan musik iringan serta gerakan yang cepat dan teratur tanpa melepaskan atau membiarkan satu piring pun terjatuh. Gerakan tari piring diambil dari gerakan silat Minangkabau atau yang biasa disebut silek. Tari piring sangat populer di antara tari tari nusantara lainnya. Gerakan-gerakan yang terdapat pada tari piring memiliki makna yang berbeda-beda. Penari tari piring biasanya membawa dua piring yang diletakkan pada kedua telapak tangan mereka. Kemudian, piring akan di ayun-ayun kan mengikuti gerakan tari yang makin lama makin cepat. Biasanya, saat akhir tarian penari akan membanting piring ke lantai sampai pecah dan berserakan, lalu penari akan tetap menari di atas pecahan piring tadi. Konon katanya piring-piring tersebut telah diberi doa supaya tidak menyakiti kaki para penari.
Tari piring sudah ada sejak zaman abad ke-12. Sangat lama bukan? Dahulu masyarakat Minangkabau masih memiliki kepercayaan kepada dewa-dewa. Awal mulanya tari piring digunakan sebagai tari pemujaan masyarakat kepada Dewi Padi setiap musim panen tiba, masyarakat melakukan hal tersebut untuk sebagai ucapan terima kasih atas berhasilnya panen mereka. Tari piring kaya akan nilai-nilai estetis yang tinggi dan juga memiliki nilai kebudayaan dari leluhur yang dalam sehingga tari bisa menjadi bentuk ucapan terima kasih serta gambaran rasa syukur masyarakat yang mendalam kepada dewa-dewa yang sudah menyuburkan dan membuat hasil panen mereka menjadi tidak gagal.Semenjak masuknya agama Islam masuk ke Indonesia, kepercayaan masyarakat ranah minang terhadap tari piring ini perlahan mulai berubah.
Saat ini tari piring digunakan sebagai sarana hiburan dan pertunjukan seperti untuk pernikahan, acara adat atau bahkan pertunjukan untuk menerima tamu, sekaligus menjadi sarana pendidikan untuk generasi muda dalam mengenal serta mempelajari kebudayaan mereka.bahkan saat ini tari piring sudah di kreasiakan oleh setiap sanggar tari dengan gerakan yang berbeda, tapi tetap dengan pilosofi silek. Sementara Tari piring yang sangat populer di garap oleh Huriah Adam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....