Aksi Street Feeding Kucing Jalanan Picu Dilema

  • 27 Jul 2026 08:17 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Aksi mulia memberikan makanan kepada kucing jalanan atau street feeding kini semakin marak dijumpai masyarakat. Gerakan kepedulian ini membuktikan bahwa tingkat empati warga Bukittinggi terhadap satwa liar mengalami peningkatan.

Namun di sisi lain aktivitas sosial ini mulai menimbulkan pro dan kontra di kawasan pemukiman padat. Pasokan makanan yang melimpah memicu kucing liar berkumpul lalu berkembang biak lebih cepat di sana.

drh. Fitri Alham menilai fenomena pemberian pakan jalanan ini laksana pisau bermata dua bagi lingkungan. Demikian disampaikan saat berdialog dalam program Selamatkan Alam Bersama Aksi Inspiratif (SABAI) di Programa 4 dan kanal Youtube RRI Bukittinggi.

"Aksi mulia tersebut berpotensi memicu ketegangan antar tetangga akibat masalah kotoran hewan," jelas drh. Fitri.

Kucing yang berkumpul dalam jumlah banyak sering kali mengotori pekarangan warga sekitar sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Selain itu suara perkelahian kucing pada malam hari juga kerap mengganggu waktu istirahat masyarakat.

"Gerakan kemanusiaan tersebut sudah saatnya dikombinasikan dengan program kontrol populasi yang terstruktur dan terukur," cetusnya tegas.

drh. Fitri mengimbau masyarakat yang diharapkan dapat saling menghargai demi terciptanya tatanan kehidupan lingkungan sosial yang aman serta harmonis. Sinergi antara empati dan ketertiban umum harus berjalan beriringan tanpa mengorbankan salah satu pihak. (DR/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....