Bangkit Bersama Selamatkan Bonus Demografi dari Pengangguran Muda
- 17 Mei 2026 23:20 WIB
- Bukittinggi
Oleh: Muhammad Alghiffari Aidira
Siswa MAN Insan Cendekia Padang Pariaman
RRI.CO.ID,Kab Padang Pariaman — Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 dinilai tidak cukup hanya dipenuhi upacara seremonial dan unggahan media sosial. Generasi muda Indonesia justru diminta menjadikan momentum ini sebagai refleksi besar terhadap kualitas sumber daya manusia dan kesiapan menghadapi masa depan.

Pandangan tersebut disampaikan oleh seorang siswa MAN Insan Cendekia Padang Pariaman melalui esai reflektif tentang makna kebangkitan nasional di tengah tantangan zaman modern.
Menurutnya, semangat kebangkitan yang dahulu diperjuangkan oleh kaum terpelajar pada 1908 kini harus diterjemahkan ulang dalam bentuk peningkatan kualitas manusia Indonesia.
“Jika dahulu bangsa ini harus bangkit dari penjajahan, hari ini Indonesia harus bangkit dari ketertinggalan kualitas manusia,” tulisnya.

Ia menilai tantangan generasi muda saat ini tidak lagi berbentuk kolonialisme, melainkan pengangguran muda, kesenjangan keterampilan, ketimpangan akses pendidikan, disrupsi digital, dan lemahnya hubungan antara dunia pendidikan dengan kebutuhan masa depan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia pada Februari 2026 berada di angka 4,68 persen. Pengangguran masih didominasi lulusan pendidikan menengah, terutama SMK dan SMA. (bps.go.id)
Kondisi tersebut dinilai menjadi tanda adanya ketidaksesuaian antara sistem pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Banyak pelajar belajar bertahun-tahun, mengikuti ujian demi ujian, tetapi setelah lulus tetap kebingungan menghadapi dunia nyata,” tulisnya.

Ia menilai sekolah masih terlalu fokus pada kelulusan administratif, sementara dunia kerja menuntut kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, hingga penguasaan teknologi.
Dalam esainya, ia juga menyoroti pentingnya menjadikan sekolah, madrasah, pesantren, kampus, dan organisasi pelajar sebagai pusat kebangkitan kualitas manusia Indonesia.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 pada 20 Mei 2026 sendiri membawa semangat “Bangkit Dari Sini” yang diangkat oleh Museum Kebangkitan Nasional. citeturn0search35
Menurutnya, semangat tersebut harus dimaknai sebagai panggilan moral bahwa setiap ruang belajar dapat menjadi titik awal kebangkitan bangsa.
Ia juga menegaskan bahwa pelajar tidak boleh hanya diposisikan sebagai penerima pelajaran, tetapi harus dipandang sebagai calon pencipta solusi.
“Pelajar harus dibiasakan membaca data, mengenali masalah sosial, memahami teknologi, dan mengambil keputusan secara rasional,” tulisnya.
Dalam menghadapi era kecerdasan buatan dan transformasi digital, ia menilai kemampuan menghafal saja tidak lagi cukup. Generasi muda dituntut mampu menganalisis, berempati, dan menciptakan inovasi.
Selain itu, ia mendorong sekolah untuk membangun jembatan nyata dengan dunia kerja melalui program magang singkat, mentoring alumni, proyek sosial, kunjungan industri, hingga kolaborasi dengan lembaga publik dan swasta.
Ia juga menyoroti pentingnya pemerataan akses pendidikan dan pelatihan bagi anak muda di daerah.
“Indonesia tidak boleh membiarkan masa depan seorang anak ditentukan oleh kode pos tempat ia lahir,” tulisnya.
Menurutnya, visi Indonesia Emas 2045 tidak akan tercapai hanya dengan pembangunan fisik semata, tetapi sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang akan mengisi ruang pembangunan.
Dalam penutup esainya, siswa tersebut menegaskan bahwa generasi muda bukan sekadar penonton masa depan, melainkan bagian penting dari masa depan Indonesia.
“Kami adalah bagian dari masa depan itu sendiri. Dari bangku sekolah, kami belajar. Dari kegelisahan, kami berpikir. Dari sejarah, kami mengambil api,” tulisnya.
Ia berharap Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi momentum nyata untuk membangun pendidikan yang lebih relevan, adil, dan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara moral dan sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....