Peringatan Hari Lahan Basah Sedunia

  • 04 Feb 2026 14:49 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Hari Lahan Basah Sedunia diperingati setiap 2 Februari sebagai pengingat pentingnya menjaga ekosistem lahan basah yang berperan besar bagi kehidupan manusia dan lingkungan. Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran akan fungsi lahan basah sekaligus ancaman kerusakan yang terus meningkat.

Hari Lahan Basah Sedunia bertepatan dengan ditandatanganinya Konvensi Ramsar pada 2 Februari 1971 di Iran, sebuah perjanjian internasional yang bertujuan melindungi dan mengelola lahan basah secara berkelanjutan. Lahan basah mencakup berbagai ekosistem seperti rawa, gambut, mangrove, danau, sungai, hingga wilayah pesisir.

Ekosistem lahan basah memiliki peran strategis, antara lain sebagai penyedia air bersih, pengendali banjir, penyerap karbon, serta habitat bagi keanekaragaman hayati. Selain itu, lahan basah juga menopang mata pencaharian jutaan masyarakat melalui sektor perikanan, pertanian, dan pariwisata.

Namun, keberadaan lahan basah saat ini menghadapi berbagai ancaman, mulai dari alih fungsi lahan, pencemaran, eksploitasi berlebihan, hingga dampak perubahan iklim. Kerusakan lahan basah tidak hanya mengancam keseimbangan ekosistem, tetapi juga meningkatkan risiko bencana alam seperti banjir dan kekeringan.

Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia, pemerintah, organisasi lingkungan, dan masyarakat didorong untuk memperkuat komitmen dalam perlindungan dan pengelolaan lahan basah secara berkelanjutan. Upaya konservasi, restorasi ekosistem, serta peningkatan kesadaran publik dinilai menjadi langkah penting untuk memastikan manfaat lahan basah dapat terus dirasakan oleh generasi mendatang.

Peringatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi seremonial tahunan, melainkan mendorong aksi nyata dalam menjaga lahan basah sebagai salah satu kunci ketahanan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....