Ubi, Teman Setia di Saat Susah dan Senang
- 14 Jan 2026 08:33 WIB
- Bukittinggi
KBRN , Bukittinggi: Ubi adalah salah satu pangan lokal yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia. Umbi sederhana ini telah hadir sejak lama, menemani keluarga-keluarga di desa maupun di kota. Meski tampil tanpa kemewahan, ubi memiliki peran besar sebagai sumber pangan yang setia, baik di masa sulit maupun di saat kehidupan terasa lebih lapang.
Pada masa-masa susah, ubi kerap menjadi penolong. Ketika panen padi tidak memuaskan atau harga bahan pangan melonjak, ubi menjadi alternatif yang mudah diakses. Tanaman ubi relatif mudah ditanam, tidak membutuhkan perawatan rumit, dan mampu tumbuh di berbagai kondisi lahan. Karena itu, ubi sering dijadikan cadangan pangan keluarga, terutama di wilayah pedesaan.
Selain mudah diperoleh, ubi juga kaya manfaat gizi. Kandungan karbohidratnya memberikan energi bagi tubuh, sementara seratnya membantu melancarkan pencernaan dan memberi rasa kenyang lebih lama. Ubi jalar kaya vitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan daya tahan tubuh, sedangkan ubi ungu mengandung antioksidan yang membantu menjaga kesehatan sel. Nilai gizi inilah yang membuat ubi tetap relevan sebagai pilihan pangan sehat.
Di saat senang, ubi tidak kehilangan perannya. Umbi ini justru hadir dalam beragam olahan yang menggugah selera. Dari ubi rebus dan kolak yang hangat, hingga keripik, kue, dan camilan modern, ubi mampu beradaptasi dengan selera zaman. Kehadirannya di meja makan keluarga, acara hajatan, atau perayaan sederhana menambah kehangatan dan kebersamaan.
Ubi juga menyimpan nilai budaya dan kenangan kolektif. Banyak orang mengenang masa kecil dengan cerita memanen ubi di kebun, merebusnya bersama keluarga, lalu menikmatinya sambil bercengkerama. Di balik kesederhanaannya, ubi mengajarkan nilai kerja keras, kebersamaan, dan rasa syukur.
Sebagai pangan lokal, ubi memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan. Mengonsumsi dan mengembangkan ubi berarti turut menjaga keberlanjutan pangan Nusantara sekaligus mendukung petani lokal. Di tengah tantangan zaman dan perubahan iklim, ubi membuktikan ketangguhannya sebagai sumber pangan yang dapat diandalkan.
Ubi mungkin bukan pangan mewah, tetapi ia selalu hadir saat dibutuhkan. Di saat susah maupun senang, ubi tetap menjadi teman setia yang mengenyangkan, menyehatkan, dan penuh makna bagi masyarakat Indonesia.(RW)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....