Di Sumatera Barat Ada Candi?

  • 29 Des 2024 08:27 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN,Bukittinggi : Sumatera Barat dikenal sebagai salah satu provinsi yang kental dengan nuansa agama Islamnya. Siapa sangka ternyata ada banyak pengaruh hindu budha yang bahkan masih bisa disaksikan hingga sekarang. Salah satunya adalah keberadaan candi.

Dikutip dari laman kemdikbud.go.id , menurut Prof. Dr. Soekmono, candi di zaman dahulu mempunyai dua fungsi yaitu sebagai tempat peribadatan dan tempat ditanam abu jenazah yang dimakamkan (makam). Bukti candi sebagai peribadatan adalah ketika reliaf dipahatkan dicandi kita melihatkan berdasarkan pemahatan mengikuti arah jarum jam (pradaksina) berarti itu candi sebagai tempat peribadatan. Ketika pahatan relief candi berlawanan arah dengan jarum jam (prashawiya) berarti candi tersebut sebagai makam atau pendarmaan orang penting yang abunya ditanam dalam candi.

Beberapa candi yang ditemukan di Sumatera Barat seperti ;

1. Candi Pancahan

Candi ini berada di Jorong Pancahan , Kecamatan Rao Utara ,Kabupaten Pasaman. Terdapat dua bangunan utama pada candi ini yang sengaja dibangun berhadap-hadapan dan dikelilingi oleh parit.

2. Candi Tanjung Medan

Candi ini dapat ditemukan di Dusun Tanjung Medan , Kecamatan Panti , Kabupaten Pasaman. Hingga saat ini belum ada catatan sejarah yang menjawab bagaimana sejarah candi ini, namun diyakini candi ini adalah peninggalan kebudayaan Hindu atau Budha. Terdapat dua bangunan dari batu bata yang sudah di rekonstruksi dengan baik.

3. Candi Padang Roco

Berada di aliran Sungai Batanghari , Jorong Sungai Lanse, Kabupaten Dharmasraya. Situs ini adalah peninggalan kerajaan Budha di Kabupaten Dharmasraya. Kawasannya terdiri dari empat candi yang terbuat dari bata. Menariknya, di lokasi ini juga ditemukan arca Amoghapasa yang menunjukkan adanya pengaruh Budha di wilayah itu.

4. Candi Bukit Awang Maumbia

Candi ini berada di Nagari Siguntur , Pesisir Selatan. Situs ini dikenal sebagai peninggalan penting peradaban Sungai Batanghari. Nama dari candi ini menggambarkan kondisi geografis tempat candi ini berada. Catatan sejarah menunjukkan bahwa candi ini dibangun antara abad ke-7 sampai abad ke-15 dan hingga kini menjadi salah satu destinasi wisata sejarah di Sumatera Barat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....