Harga Plastik Naik, Pedagang Kuliner Naikkan Harga

  • 08 Apr 2026 15:40 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kenaikan plastik dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak langsung pada pelaku usaha kuliner di kota Bukittinggi. Para pedagang mengakuterpaksa menyesuaikan harga jual makanan akibaqt melonjaknya biaya kemasan.

Sejumlah pedangang kuliner menyebutkan,harga berbagai jenis plastik seperti kantong kresek,wadah makanan,hingga plastik anti panas mengalami keanikan signifikan ini tidak hanya terjadi pada satu jenis,tetapi hampir seluruh kebutuhan kemasanyang di gunakan sehari hari.

Secara nasional harga plastik bahkan di laporkan naik antara 40 hingga 100persen. Misalnya,plastik kresek yang sebelumnya sekitar 10 ribu per pak kini naik menjadi 15 ribu per pak, sementara beberapa jenis plastik lain mengalami kenaikan lebih tinggi.

kondisi ini tentu berdampak besar bagi pelaku usaha kuliner yang sangat bergantung pada kemasan plastik. Biaya operasional meningkat tajam,sehingga margin keuntungan semakin tertekan .

Salah seorang pedagang makanan di bukittinggi mengaku, sebelumnya ia bisa menghemat pengeluaran kemasan, namun kini harus mengeluarkan biaya lebih setiap harinya. Kalau tidak dinaikan harga jual, kami bisa rugi ujarnya.

Kenaikan harga plastik di picu oleh naiknya harga bahan bbaku petrokimia yang berasal dari minyak bumi serta gangguan pasokan golbal. Indonesia yang masih bergantung pada impor bahan baku plastik ikut terdampak kondisi tersebut.

Akibatnya, sebagian pedagang di bukittinggi mulai manaikan harga makanan secara bertahap,semantara sebagian laiannya mencoba mengurangi penggunaan plastik atau mencari altenatif kemasan yang lebih murah.

Jika kondisi ini terus berlanjut, bukan hanya pedagang yang terdampaktetapi juga masyarakat sebagai konsumen yang harus membayar lebih mahal untuk kebutuhan sehari hari.Para pelaku usaha berharap pemerintah dapat segra menstabilkan harga bahan baku atau mencarikan solusi agar usaha kecil tatap bertahan di tengah kenaikan biaya yang meningkat. (RS/YPA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....