Fitur Live TikTok Ditangguhkan, UMKM Terancam Turun Omzet
- 05 Sep 2025 14:27 WIB
- Bukittinggi
KBRN, Bukittinggi: Platform media sosial TikTok dan Instagram resmi menangguhkan fitur live streaming di Indonesia sebagai langkah pengamanan tambahan selama berlangsungnya demonstrasi. Keputusan ini menuai sorotan dari berbagai kalangan, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang selama ini mengandalkan fitur tersebut untuk berjualan secara daring.
Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Prof. Dr. Harif Amali Rivai, menilai kebijakan tersebut membawa dampak signifikan terhadap keberlangsungan usaha UMKM. Menurutnya, banyak pelaku UMKM yang tidak memiliki toko fisik dan bergantung sepenuhnya pada penjualan melalui siaran langsung di TikTok.
“Penangguhan ini berpotensi menurunkan omzet UMKM, terutama bagi mereka yang tidak memiliki alternatif lain untuk memasarkan produknya,” ujar Harif dalam keterangannya, Minggu (31/08/2025).
Tak hanya berdampak pada transaksi penjualan, Harif menambahkan bahwa distribusi logistik dan efisiensi operasional usaha juga ikut terdampak. Ia menyoroti adanya karyawan yang sebelumnya telah dilatih khusus untuk berjualan melalui fitur live, yang kini kehilangan peran akibat penangguhan tersebut.
“Penurunan pendapatan tidak hanya dirasakan oleh pemilik usaha, tetapi juga para pekerja yang bergantung pada sistem penjualan daring,” tegasnya.
Lebih lanjut, Harif menjelaskan bahwa pola belanja masyarakat saat ini cenderung mengarah pada efisiensi, dengan memanfaatkan berbagai layanan digital, termasuk live streaming di media sosial, bukan hanya marketplace konvensional.
Ia pun berharap agar fitur live streaming TikTok dan Instagram dapat segera diaktifkan kembali sehingga para pelaku UMKM bisa kembali berjualan dan menjaga stabilitas usaha mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....