Grab Merchant, KPKNL Bukittinggi Pacu UMKM Go Digital

  • 29 Sep 2026 14:48 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID,Bukittinggi - Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bukittinggi dan Sumatera Barat didorong untuk semakin adaptif memanfaatkan platform digital dalam memperluas jangkauan pemasaran dan mengembangkan usaha.

Dorongan tersebut diwujudkan melalui kolaborasi UMKM Sumbar Madani Bersatu dengan Grab Merchant Indonesia dalam kegiatan Pelatihan Pemasaran Digital untuk UMKM, yang berlangsung Selasa (29/9/2026) siang di Aula Marapi Singgalang, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi, Jalan Prof. Moh. Yamin, Bukittinggi.

Kegiatan tersebut menghadirkan pelaku UMKM Sumbar Madani Bersatu, Ketua UMKM Sumbar Madani Bersatu Maritim, Kepala KPKNL Bukittinggi Novrizal, serta On Boarding Grab Team Jakarta, Hansen Marciano.

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran. Materi yang diberikan juga diarahkan agar pelaku usaha memahami peluang pemasaran melalui layanan Grab Merchant, khususnya GrabFood dan GrabMart.

Kolaborasi tersebut sekaligus memperkenalkan berbagai pilihan kanal digital yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi membuat pemasaran secara digital semakin menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha.

Kepala KPKNL Bukittinggi, Novrizal, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang mempertemukan komunitas UMKM dengan penyedia layanan digital tersebut.

“Atas nama KPKNL Bukittinggi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya acara ini bersama UMKM Sumbar Madani Bersatu yang berkolaborasi dengan aplikasi Grab Merchant. Dari Tim KPKNL kami juga menyampaikan Portal Lelang UMKM,” ujar Novrizal.

Menurut Novrizal, pengenalan berbagai kanal pemasaran digital kepada pelaku UMKM menjadi penting karena pola masyarakat dalam memperoleh dan membeli produk terus mengalami perubahan.

Jika sebelumnya pelaku UMKM lebih banyak mengandalkan penjualan secara langsung melalui warung, toko, maupun lingkungan sekitar, perkembangan teknologi kini membuka kesempatan bagi produk lokal untuk dipasarkan melalui platform digital.

Dalam kegiatan tersebut, KPKNL Bukittinggi juga memperkenalkan Portal Lelang UMKM sebagai salah satu alternatif kanal pemasaran yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.

Novrizal menjelaskan, pemanfaatan Portal Lelang UMKM tidak semata-mata diarahkan untuk mengejar omzet penjualan. Lebih dari itu, keberadaan portal tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mengenalkan produk UMKM kepada masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.

“Di portal lelang bukan mengejar omzet penjualan, namun lebih kepada mengenalkan produk. Selama ini kita lebih mengenal menjual produk di warung, namun seiring perkembangan zaman sudah beralih ke penjualan secara online dan digital,” jelasnya.

Menurutnya, perubahan pola perilaku masyarakat menjadi salah satu alasan pelaku UMKM perlu membuka diri terhadap berbagai kanal pemasaran.

Pelaku usaha tidak lagi hanya mengandalkan konsumen yang datang langsung ke tempat usaha. Melalui platform digital, informasi mengenai produk dapat disampaikan kepada calon konsumen yang berada di lokasi berbeda.

Dalam konteks tersebut, Grab Merchant Indonesia melalui layanan GrabFood dan GrabMart menjadi salah satu platform yang diperkenalkan kepada pelaku UMKM dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Pelaku usaha diberikan pemahaman mengenai peluang memanfaatkan layanan digital untuk memperkenalkan produk sekaligus menjangkau konsumen melalui sistem pemesanan secara daring.

On Boarding Grab Team Jakarta, Hansen Marciano, turut memberikan materi dan pendampingan kepada peserta. Kehadiran tim tersebut memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperoleh informasi langsung mengenai pemanfaatan layanan Grab Merchant.

Kolaborasi antara UMKM Sumbar Madani Bersatu dan Grab Merchant Indonesia diharapkan dapat memberikan pemahaman praktis kepada pelaku usaha mengenai pentingnya kehadiran digital.

Bagi pelaku UMKM, keberadaan pada platform digital dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan produk kepada konsumen yang memiliki kebiasaan bertransaksi menggunakan perangkat digital.

Ketua UMKM Sumbar Madani Bersatu, Maritim, juga turut mendorong anggota komunitas untuk memanfaatkan peluang tersebut. Menurutnya, pelaku UMKM perlu mengikuti perkembangan teknologi dan pola konsumsi masyarakat agar produk yang dihasilkan tetap memiliki akses terhadap pasar.

Pelatihan tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan pengetahuan baru sekaligus membangun jejaring dengan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah.

Kolaborasi antara komunitas UMKM, Grab Merchant Indonesia, dan KPKNL Bukittinggi memperlihatkan bahwa pengembangan UMKM dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai dari peningkatan kapasitas, digitalisasi pemasaran, hingga penyediaan alternatif kanal pemasaran.

KPKNL Bukittinggi sendiri sebelumnya juga mendorong pemanfaatan lelang sukarela sebagai salah satu alternatif kanal pemasaran bagi UMKM. Melalui Portal Lelang UMKM, pelaku usaha dapat memperkenalkan produk kepada masyarakat melalui mekanisme lelang.

Sementara melalui Grab Merchant, pelaku usaha dapat memanfaatkan ekosistem layanan digital untuk menjangkau konsumen yang membutuhkan produk makanan maupun kebutuhan sehari-hari melalui GrabFood dan GrabMart.

Novrizal menilai berbagai kanal tersebut dapat saling melengkapi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing pelaku usaha.

Perubahan dari pola penjualan konvensional menuju pemasaran digital menjadi tantangan sekaligus peluang bagi UMKM. Karena itu, pelaku usaha dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi yang tersedia.

Melalui kegiatan pelatihan ini, UMKM Sumbar Madani Bersatu diharapkan semakin memahami pentingnya membangun kehadiran digital dan memanfaatkan berbagai platform yang tersedia.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat dilanjutkan melalui pendampingan dan pemanfaatan nyata platform digital oleh pelaku UMKM.

Dengan semakin luasnya kanal pemasaran yang dimanfaatkan, produk UMKM Sumatera Barat diharapkan dapat semakin dikenal, tidak hanya oleh masyarakat di lingkungan sekitar, tetapi juga oleh konsumen dari wilayah yang lebih luas.

Pelatihan pemasaran digital yang melibatkan Grab Merchant Indonesia, KPKNL Bukittinggi, dan UMKM Sumbar Madani Bersatu ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat akses pemasaran di era digital. (JM/RRI BKT)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....