KPKNL Bukittinggi Dorong UMKM Manfaatkan Lelang sebagai Kanal Pemasaran
- 29 Sep 2026 14:31 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID,Bukittinggi - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bukittinggi terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memanfaatkan berbagai alternatif kanal pemasaran dalam memperluas jangkauan produk. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui sosialisasi lelang sukarela sebagai sarana pemasaran produk UMKM.
Sosialisasi tersebut digelar KPKNL Bukittinggi di Aula Singgalang, KPKNL Bukittinggi, Selasa (29/9/2026). Kegiatan diikuti sejumlah pelaku UMKM yang tergabung dalam komunitas UMKM Sumbar Madani Bersatu.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala KPKNL Bukittinggi, Novrizal. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan terus memberikan dukungan terhadap pemberdayaan dan pengembangan UMKM sebagai salah satu bagian penting dalam penguatan perekonomian masyarakat.

Menurut Novrizal, dukungan pemerintah terhadap UMKM tidak hanya dilakukan melalui kebijakan pembiayaan dan pendampingan, tetapi juga dengan membuka akses terhadap berbagai kanal pemasaran yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha.
Salah satunya melalui peran Direktorat Jenderal Kekayaan Negara dalam menyediakan layanan lelang sukarela. Melalui mekanisme tersebut, pelaku UMKM dapat memanfaatkan platform lelang.go.id untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk kepada masyarakat dengan jangkauan yang lebih luas.
“Melalui lelang sukarela UMKM, kami berharap produk-produk UMKM tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Lelang dapat menjadi salah satu alternatif kanal pemasaran yang dapat dimanfaatkan oleh pelaku UMKM,” ujar Novrizal.
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola transaksi masyarakat. Konsumen kini semakin terbiasa mencari informasi, membandingkan produk, hingga melakukan transaksi melalui berbagai platform digital.
| Baca juga: Bangun Bisnis Impian dengan Modal Rp10 Juta |
Kondisi tersebut menjadi peluang yang perlu dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperluas pasar. Tidak hanya mengandalkan pemasaran secara konvensional, pelaku usaha juga perlu membuka akses terhadap kanal digital yang memungkinkan produk mereka dikenal oleh calon konsumen dari berbagai wilayah.
Dalam konteks tersebut, lelang sukarela dinilai dapat menjadi salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk kepada calon pembeli.
Melalui lelang.go.id, pelaku UMKM memiliki kesempatan untuk menampilkan produk yang akan dilelang sehingga informasi mengenai produk dapat diketahui masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap barang atau produk tersebut.
Novrizal berharap, sosialisasi yang dilakukan KPKNL Bukittinggi dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pelaku UMKM mengenai keberadaan lelang sukarela serta peluang yang dapat dimanfaatkan melalui kanal tersebut.
Menurutnya, semakin banyak alternatif pemasaran yang diketahui dan dimanfaatkan pelaku UMKM, semakin terbuka pula peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua UMKM Sumbar Madani Bersatu, Maritim, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong pelaku UMKM agar terus berkembang dan mampu meningkatkan kapasitas usahanya.
Ia mengatakan, pelaku UMKM membutuhkan akses dan informasi mengenai berbagai pilihan pemasaran agar tidak hanya bergantung pada satu kanal penjualan.
| Baca juga: Transformasi Perdagangan di Era Digital |
Salah satu langkah yang terus didorong komunitas UMKM Sumbar Madani Bersatu yakni mengajak pelaku usaha memanfaatkan berbagai kanal penjualan, termasuk mendaftarkan produk mereka pada gerai online.
“UMKM harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Berbagai kanal penjualan perlu dimanfaatkan agar produk yang dihasilkan dapat dikenal lebih luas,” ujar Maritim.
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah dan komunitas UMKM menjadi penting dalam memberikan pengetahuan sekaligus membuka akses bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya.
Melalui sosialisasi tersebut, pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan informasi mengenai konsep lelang sukarela, tetapi juga memperoleh pemahaman mengenai mekanisme dan ketentuan yang perlu dipenuhi apabila ingin memanfaatkan layanan tersebut.
Materi sosialisasi mencakup pengenalan lelang sukarela, mekanisme pelaksanaan lelang, serta peluang pemanfaatan lelang.go.id sebagai salah satu sarana untuk memperluas jangkauan pemasaran.
Peserta juga diberikan pemahaman bahwa pemanfaatan kanal pemasaran digital perlu disertai dengan kesiapan pelaku usaha dalam menyajikan informasi produk secara jelas dan menarik.
Mulai dari deskripsi produk, kondisi barang, informasi pendukung, hingga berbagai ketentuan transaksi perlu dipahami sehingga calon pembeli memperoleh informasi yang memadai sebelum mengikuti proses lelang.
Bagi pelaku UMKM, pemanfaatan kanal digital tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi untuk memperluas jaringan pemasaran. Produk yang sebelumnya hanya dipasarkan di lingkungan lokal memiliki peluang untuk diperkenalkan kepada masyarakat dari wilayah yang lebih luas.
Selain membuka peluang pemasaran, pengenalan terhadap lelang sukarela juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi pelaku UMKM terhadap layanan pemerintah di bidang lelang.
KPKNL Bukittinggi berharap sosialisasi ini tidak berhenti pada pemahaman peserta mengenai mekanisme lelang, tetapi dapat dilanjutkan dengan pemanfaatan layanan secara nyata oleh pelaku UMKM.
Dengan semakin banyaknya pelaku UMKM yang memanfaatkan berbagai kanal pemasaran, produk lokal diharapkan memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan menjangkau konsumen baru.
Sinergi antara KPKNL Bukittinggi dengan komunitas UMKM Sumbar Madani Bersatu juga diharapkan dapat terus diperkuat melalui kegiatan edukasi, pendampingan, dan pengenalan berbagai fasilitas pemerintah yang dapat mendukung pengembangan usaha.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong UMKM agar semakin adaptif terhadap perubahan pola transaksi dan perkembangan teknologi digital.
Pada akhirnya, pemanfaatan lelang sukarela diharapkan dapat menjadi salah satu pilihan tambahan bagi pelaku UMKM dalam membangun strategi pemasaran, memperkenalkan produk lokal, serta membuka akses pasar yang lebih luas.
KPKNL Bukittinggi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha mengenai layanan lelang, termasuk peluang pemanfaatannya sebagai salah satu kanal pemasaran bagi produk UMKM.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....