Kenapa Harga Barang Sama Bisa Berbeda di Tempat
- 06 Feb 2026 14:18 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Kadang kita melihat barang yang sama dijual dengan harga berbeda di tempat atau toko yang berbeda. Ini bukan sekadar “pilihan penjual”, tetapi karena banyak faktor ekonomi nyata yang membuat harga tidak selalu sama di setiap lokasi.
Dalam teori ekonomi ada prinsip yang disebut law of one price yang menyatakan bahwa barang yang sama seharusnya punya harga sama, asalkan tidak ada biaya tambahan seperti ongkos kirim atau biaya transaksi. Namun kenyataannya, biaya seperti transportasi dan distribusi sering membuat harga berubah di tiap daerah.
| Baca juga: Transformasi Perdagangan di Era Digital |
Strategi harga berdasarkan lokasi (geographical pricing) juga dipakai oleh banyak perusahaan. Artinya, harga suatu barang bisa diatur berbeda untuk mencerminkan biaya logistik, tingkat persaingan lokal, dan daya beli masyarakat di wilayah itu. Misalnya, di daerah terpencil yang susah dijangkau, barang sering jadi lebih mahal karena ongkos kirimnya tinggi.
Permintaan dan penawaran di daerah yang berbeda juga memengaruhi harga. Jika permintaan suatu barang tinggi di satu tempat sementara stoknya terbatas, harga cenderung lebih tinggi. Sebaliknya, di area dengan banyak pesaing dan permintaan rendah, harga bisa lebih rendah.
Karena itu, harga barang yang sama bisa berbeda dari satu tempat ke tempat lain bukan hanya soal “mahal atau murah”, tapi soal bagaimana biaya produksi, distribusi, permintaan lokal, dan strategi penetapan harga semuanya ikut berperan dalam menentukan angka di rak toko.(STP)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....