Pertamina Akselerasi Peningkatan Produksi Hulu

  • 02 Okt 2025 21:57 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Hulu, Pertamina Hulu Energi (PHE), menyatakan komitmennya untuk menggenjot target lifting minyak dan gas bumi nasional. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap tantangan keamanan energi dalam negeri dan volatilitas pasar energi global yang berkelanjutan.

Dalam laporan terbarunya, Pertamina menargetkan peningkatan produksi sekitar tiga persen pada akhir periode mendatang, meskipun menghadapi tantangan alamiah berupa laju natural decline sumur tua yang cukup tinggi. 

Untuk mengatasi penurunan produksi yang terjadi secara alami, Pertamina telah mengimplementasikan berbagai strategi agresif di sektor hulu. 

Strategi ini mencakup penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) untuk memaksimalkan potensi lapangan yang sudah ada, pengeboran sumur eksplorasi baru untuk menemukan cadangan migas potensial, serta pengembangan sumur development secara masif.

Hingga saat ini, Pertamina telah berhasil menyelesaikan pengeboran ratusan sumur pengembangan dan sejumlah sumur eksplorasi. Upaya ini membuahkan hasil signifikan, termasuk penemuan cadangan baru dengan potensi sumber daya (2C) yang cukup besar. 

Perusahaan juga terus memperluas akuisisi aset migas di luar negeri sebagai bagian dari diversifikasi sumber energi dan upaya untuk memperkuat portofolio energi di masa depan.

Pertamina menegaskan bahwa seluruh langkah strategis di sektor hulu ini dijalankan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). 

Komitmen terhadap keberlanjutan juga terlihat dalam program-program tanggung jawab sosial perusahaan yang fokus pada konservasi lingkungan, seperti program konservasi satwa endemik Mahakam. 

Dengan kinerja hulu yang solid ini, Pertamina berharap dapat mendukung target Pemerintah untuk mencapai swasembada energi dan memastikan ketersediaan energi yang aman, efisien, dan ramah lingkungan bagi seluruh masyarakat Indonesia. (SD/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....