IHSG Menguat, Stabilitas Politik Jadi Sorotan Investor

  • 05 Sep 2025 14:30 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada perdagangan Selasa pagi (2/9/2025), naik 69,30 poin atau 0,90 persen ke level 7.805,37. Penguatan ini terjadi setelah IHSG sempat melemah pada 1 September 2025, akibat kondisi dalam negeri yang dinilai kurang stabil.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Andalas, Prof. Dr. Harif Amali Rivai, menyatakan bahwa penurunan IHSG tersebut dipengaruhi oleh gangguan terhadap stabilitas politik nasional. Ia menilai situasi politik yang tidak menentu dapat berdampak langsung pada minat investor di pasar modal.

“Ketika stabilitas terganggu, investor cenderung mengambil sikap wait and see, menunda keputusan untuk berinvestasi karena prospek perusahaan menjadi kurang jelas,” ujar Prof. Harif, Selasa (2/9/2025).

Ia menjelaskan bahwa gejolak politik dalam negeri bukan hanya berdampak pada pergerakan jangka pendek indeks saham, tetapi juga bisa memengaruhi daya tarik perusahaan di mata investor global.

“Stabilitas politik memiliki peran strategis dalam menentukan arah perekonomian nasional secara keseluruhan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prof. Harif menekankan bahwa keberlanjutan investasi di Indonesia sangat bergantung pada terciptanya iklim stabilitas yang sehat dan kondusif, baik secara ekonomi maupun politik.

Sementara itu, penguatan IHSG hari ini dinilai sebagai respons positif pasar terhadap perkembangan terbaru yang dianggap menenangkan oleh para pelaku pasar. Namun, pengamat tetap mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas untuk mempertahankan kepercayaan investor dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....