Pegunungan Pamir Dijuluki Atap Dunia

  • 12 Jun 2025 11:12 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Pamir Asia Tengah, pegunungan Pamir yang sering dijuluki sebagai atap dunia, kembali menjadi sorotan dunia setelah sejumlah ilmuwan internasioanal menyelesaikan ekspedisi penelitian yang mengungkap potensi perubahan iklim di kawasan tersebut.

Terletak di antara perbatasan tajikistan, Afganistan, China dan Kirgiztan. Pegunungan Pamir adalah salah satu rantai pegunungan tertinggi dan paling terpencil di dunia.

Ketinggian rata rata puncaknya mencapai lebih dari 6000 meter, dengan puncak Ismoil Somuni ( dulu dikenal sebagai puncak komunisme ) sebagai titik tertinggi yang mencapai 7.495 meter.

Tim peneliti dari berbagai negara mengungkapkan bahwa gletser gletser di Pamir menunjukan tanda tanda mencair lebih cepat dari yang diperkirakan. Fenomena ini diyakini sebagai dampak dari pemanasan global yang semakin meningkat .

Pegunungan Pamir juga menjadi tempat tinggal bagi komunitas etnis yang telah hidup secara tradisional selama berabad abad. Meskipun menghadapi kondisi geografis ekstrim, masyarakat lokal mempertahankan gaya hidup sederhana, bergantung pada peternakan dan pertanian skala kecil.

Pemerintah Tajikistan kini mulai meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi lingkungan di pamir.

Sejumlah inisiatif internasional pun mulai digerakan, termasuk kerjasama penelitian dan pelestarian budaya lokal. Dengan pesona alam yang luar biasa dan tantangan iklim yang nyata, yang dikenal sebagai atap dunia, karena berada di dataran tinggi. (EL/YPA)

Sumber berita: https://www.britannica.com

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....