Mitos dan Fakta tentang Olahraga di Bulan Ramadan

  • 22 Mar 2025 09:53 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Bulan Ramadan sering kali membuat banyak orang ragu untuk berolahraga karena takut merasa lemas, dehidrasi, atau bahkan kehilangan massa otot. Akibatnya, muncul berbagai mitos tentang olahraga saat berpuasa yang belum tentu benar. Agar tidak salah kaprah, mari kita bahas beberapa mitos dan fakta seputar olahraga di bulan Ramadan.

Mitos 1: Olahraga saat puasa berbahaya dan bisa menyebabkan dehidrasi

✅ Fakta: Olahraga saat puasa tidak berbahaya jika dilakukan dengan cara yang tepat. Memilih olahraga ringan hingga sedang, serta memperhatikan waktu yang ideal seperti sebelum berbuka atau setelah Tarawih, dapat membantu menjaga kebugaran tanpa risiko dehidrasi yang berlebihan. Yang penting adalah tetap menjaga asupan cairan saat sahur dan berbuka.

Mitos 2: Berolahraga saat puasa akan membuat tubuh kehilangan massa otot

✅ Fakta: Jika asupan protein dan nutrisi terpenuhi saat sahur dan berbuka, serta latihan dilakukan dengan cara yang benar, massa otot tidak akan hilang begitu saja. Sebaliknya, olahraga ringan seperti latihan kekuatan bisa membantu mempertahankan massa otot selama puasa.

Mitos 3: Puasa bisa membuat tubuh menjadi lebih lemah, sehingga sebaiknya tidak berolahraga sama sekali

✅ Fakta: Justru sebaliknya, olahraga ringan saat puasa bisa meningkatkan energi, menjaga kebugaran, dan membuat tubuh tetap bugar. Kuncinya adalah memilih jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh, seperti jalan kaki, yoga, atau stretching.

Mitos 4: Waktu terbaik untuk olahraga saat puasa adalah pagi hari

✅ Fakta: Olahraga di pagi hari bisa menyebabkan energi cepat terkuras dan meningkatkan risiko dehidrasi. Waktu terbaik untuk olahraga saat puasa adalah 30-60 menit sebelum berbuka, atau 1-2 jam setelah berbuka, ketika tubuh sudah mendapatkan asupan energi dan cairan.

Mitos 5: Olahraga saat puasa tidak efektif untuk membakar lemak

✅ Fakta: Justru sebaliknya! Karena tubuh dalam kondisi puasa, cadangan lemak digunakan sebagai sumber energi utama. Ini berarti olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang bisa menjadi cara yang efektif untuk membakar lemak.

Mitos 6: Lebih baik tidak minum terlalu banyak air saat berbuka agar tidak kembung sebelum olahraga

✅ Fakta: Tubuh tetap membutuhkan hidrasi yang cukup. Minum air secara bertahap dari berbuka hingga sahur sangat penting untuk menghindari dehidrasi. Sebaiknya konsumsi air dalam jumlah cukup dan hindari minuman manis berlebihan yang bisa menyebabkan lonjakan gula darah.

Olahraga saat puasa bukanlah hal yang berbahaya, asalkan dilakukan dengan cara yang benar. Dengan memilih jenis olahraga yang tepat, waktu latihan yang ideal, dan menjaga pola makan serta hidrasi, Anda tetap bisa menjaga kebugaran selama Ramadan. Jangan percaya mitos tanpa mencari tahu faktanya! Tetap sehat dan semangat berolahraga di bulan Ramadan!(DP)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....