Bunga Bangkai Rakasasa

  • 04 Jan 2025 21:51 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN Bukittinggi; Tumbuhan bunga bangkai ini adalah tumbuhan dari famili talas talasan endemik yang berasal sari Sumatera Barat, Indonesia. Tumbuhan ini dikenal juga dengan bunga majemuk terbesar di dunia. Disebut bunga bangakia adalah karena bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk. Hal tersebut bertujuan untuk mengundang kumbang dan lalat untuk penyerbukan bunga.

Tumbuhan ini memiliki dua fase dalam kehidupan yang muncul saat bergantian. Tumbuhan bunga ini dapat mencapai tinggi 6 meter. Bunga majemuk yang tidak bercabang terbesar di kerajaan tumbuhan mengeluarkan bau yang kuat dan menga ininga ini memancarkankar hanya 2 sampai 3 hari saja setiap dua hingga tiga tahun. Bunga tersebut dapat tumbuh hingga setinggi 8 kaki.

Tumbuhan ini begitu memukau pengunjung dari segala usia. Daya tarik dari bunga bangkai ini adalah ukurannya yang besar dan merupakan perbungaan tak bercabang terbesar di kerajaan tumbuhan. Tumbuhan ini sering tumbuh hingga 8 kaki tingginya saat di budidayakan. Bau busuk dari bunga ini sangatlah tidak enak, Bau dari bunga tersebut, sering di bandingkan dengan bau busuk daging .

Bunga banglkai tidak memiliki siklus mekar tahunan. Bunga muncul dari batang bawah tanah yang besar yang di sebut umbi, dan menyimpan energi nya. Tanaman ini juga membutuhkan kondisi yang sangat khusus termasuk suhu siang dan malam yang hangat serta kelmbapan yang tinggi.

Tanaman ini berasal dari hutan tropis Sumatera , Indonesia dan pertama kali dikenal dalam ilmu pengetahuan yaitu pada tahun 1878. Bunga bangkai ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan kebanyakan jenis bunga lainnya, karena bunga ini memancarkan aroma busuk seperti bau bangkai. Bunga bangkai memiliki postur postur besar dan merupakan bunga tertinggi di dunia.

Sumber berita; Wikipedia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....