Motif Wajib yang Menjadi Identitas Songket Pandai Sikek
- 06 Okt 2026 11:58 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Tanah Datar - Songket Pandai Sikek tidak hanya dikenal karena keindahan tenunannya, tetapi juga memiliki ragam motif yang sarat dengan makna filosofis. Di antara berbagai pola hias yang digunakan, terdapat tiga motif yang menjadi ciri khas dalam tradisi tenun Songket Pandai Sikek, yakni batang pinang, bijo bayam, dan saluak laka.
Ketiga motif tersebut umumnya ditempatkan pada bagian tepi kain. Motif batang pinang menggambarkan sifat jujur, keteguhan pendirian, serta cita-cita yang tinggi dan lurus. Filosofi tersebut diibaratkan seperti pohon pinang yang tumbuh tegak menjulang.
Sementara itu, motif bijo bayam atau biji bayam mengandung makna tentang kemampuan untuk tumbuh dan beradaptasi. Motif ini juga menggambarkan harapan agar seseorang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Adapun motif saluak laka yang menyerupai jalinan lidi memiliki filosofi mengenai pentingnya menjaga hubungan antarsesama. Jalinan tersebut menjadi simbol eratnya kekerabatan, persatuan, serta sikap saling menopang dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketiga motif tersebut kemudian dipadukan dengan berbagai pola hias lainnya yang berkembang dalam tradisi tenun Pandai Sikek. Sejumlah motif yang kerap digunakan antara lain saik kalamai dan tampuak manggih.
Dalam pembuatannya, motif-motif tersebut ditenun menggunakan benang emas atau perak di atas kain dengan warna dasar yang umumnya merah, hitam, atau kuning.
Keberadaan motif-motif khas tersebut menunjukkan bahwa Songket Pandai Sikek bukan sekadar kain tradisional, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan nilai-nilai kehidupan masyarakat Minangkabau. Setiap pola yang ditenun memiliki makna dan menjadi bagian dari pengetahuan budaya yang diwariskan antargenerasi.
Karena itu, pelestarian tenun Songket Pandai Sikek tidak hanya berkaitan dengan menjaga keterampilan menenun, tetapi juga mempertahankan filosofi dan nilai budaya yang terkandung dalam setiap motifnya. (ER)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....