Tradisi Menyambut Menantu di Berbagai Negara

  • 30 Sep 2026 08:23 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Setiap negara memiliki budaya khas dalam menyambut anggota keluarga baru, termasuk menantu yang datang melalui pernikahan. Tradisi tersebut biasanya menjadi simbol penerimaan, penghormatan, sekaligus harapan agar hubungan keluarga semakin harmonis.

Di India, keluarga pengantin perempuan memiliki berbagai tradisi penyambutan menantu yang penuh warna dan simbolisme. Salah satunya adalah ritual menyambut pengantin pria dengan upacara khusus, termasuk pemberian tanda keberuntungan dan penyambutan meriah oleh keluarga.

Di Jepang, penyambutan menantu umumnya berlangsung dalam suasana yang lebih sederhana dan menjunjung tinggi tata krama keluarga. Pertemuan keluarga kedua pasangan menjadi kesempatan untuk menunjukkan rasa hormat serta membangun hubungan baik antarkeluarga.

Di Korea Selatan, pernikahan tradisional mengenal berbagai ritual yang melibatkan keluarga kedua mempelai. Setelah menikah, menantu perempuan dalam tradisi tertentu dapat menunjukkan penghormatan kepada keluarga suami melalui tata cara membungkuk dan memberikan penghormatan kepada orang tua.

Di Tiongkok, sejumlah tradisi pernikahan menggunakan warna merah, jamuan keluarga, serta berbagai simbol keberuntungan untuk menyambut pasangan baru. Dalam beberapa komunitas, menantu juga mengikuti ritual keluarga yang bertujuan mempererat hubungan dengan keluarga pasangan.

Di Indonesia sendiri, tradisi menyambut menantu sangat beragam karena setiap daerah memiliki adat dan tata cara berbeda. Ada keluarga yang menggunakan prosesi penyambutan adat, pemberian sirih, tari tradisional, penyambutan dengan musik, hingga jamuan makanan khas daerah.

Di beberapa wilayah Afrika, pernikahan sering dipandang sebagai penyatuan dua keluarga, bukan hanya hubungan antara pasangan. Karena itu, penyambutan menantu dapat melibatkan keluarga besar, tetua adat, pemberian hadiah, musik, tarian, serta acara makan bersama.

Di negara-negara Eropa, tradisi menyambut menantu umumnya lebih sederhana dan banyak disesuaikan dengan kebiasaan keluarga masing-masing. Makan malam bersama, pemberian hadiah, serta pertemuan keluarga menjadi cara untuk membuat menantu merasa diterima sebagai bagian dari keluarga.

Di beberapa komunitas Timur Tengah, penerimaan menantu dapat disertai jamuan keluarga dan pertemuan dengan kerabat besar. Keramahan kepada pasangan baru menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan dan menunjukkan penghormatan kepada keluarga yang telah menjadi besan.

Beragam tradisi tersebut menunjukkan bahwa setiap masyarakat memiliki cara tersendiri dalam menyambut menantu sebagai anggota keluarga baru. Meskipun bentuknya berbeda-beda, nilai yang sering ditemukan adalah penghormatan, penerimaan, kebersamaan, serta harapan agar kehidupan rumah tangga pasangan berlangsung harmonis. (MU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....