Tuah Sakato, "Filosofi Kebersamaan dalam Budaya Minangkabau"
- 07 Sep 2026 10:17 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Padang - Tuah Sakato merupakan salah satu nilai penting yang mengakar dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, Sumatera Barat. Filosofi ini menekankan pentingnya kebersamaan, persatuan, serta kesepakatan dalam mengambil keputusan dan menjalankan kehidupan sosial.
Secara makna, Tuah Sakato terdiri dari dua kata, yakni “tuah” dan “sakato”. Tuah dimaknai sebagai berkah, kebaikan, atau kekuatan positif yang menyertai suatu tindakan. Sementara sakato berarti seiya sekata atau memiliki kesepakatan dalam mencapai satu tujuan.
Nilai Tuah Sakato menggambarkan masyarakat yang mampu bergerak secara harmonis dengan mengedepankan kepentingan bersama. Setiap anggota masyarakat memiliki peran untuk saling mendukung dan menghormati keputusan yang telah disepakati.
Dalam kehidupan masyarakat Minangkabau, filosofi tersebut berkaitan erat dengan tradisi musyawarah dan mufakat. Berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan bersama diupayakan diselesaikan melalui pembicaraan dan kesepakatan, sehingga keputusan yang dihasilkan dapat diterima serta dijalankan secara bersama-sama.
Semangat Tuah Sakato juga tercermin dalam praktik gotong royong dan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau. Kebersamaan menjadi landasan untuk menjaga hubungan antaranggota masyarakat sekaligus memperkuat nilai persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai tersebut tidak hanya hidup dalam tradisi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari identitas daerah. Ungkapan Tuah Sakato disematkan sebagai semboyan pada lambang Provinsi Sumatera Barat.
Keberadaan filosofi Tuah Sakato hingga kini menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kesepakatan memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan masyarakat serta melestarikan nilai-nilai adat Minangkabau di tengah perkembangan zaman. (ER/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....