Mengenal Tikuluak Goba, Khas Limapuluh Kota
- 11 Agt 2026 08:01 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Limapuluh Kota - Tikuluak Goba menjadi salah satu bentuk penutup kepala tradisional perempuan dalam budaya Minangkabau.
Perlengkapan adat ini dikenal sebagai bagian dari pakaian tradisional yang berkembang di Kota Payakumbuh, dan Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
Tikuluak Goba memiliki bentuk dan lipatan yang menjadi ciri khas tersendiri. Berbeda dengan Tikuluak Tanduak yang bentuknya menyerupai gonjong atau atap Rumah Gadang,
| Baca juga: Rumah Gadang Ukiran Cina, di Limapuluh Kota |
Tikuluak Goba memiliki susunan kain dengan karakter yang lebih khas sesuai adat di daerah pemakainya.
Dalam penggunaannya, Tikuluak Goba biasanya menjadi bagian dari kelengkapan pakaian adat seperti Sandang Goba dan Cukiah Kuniang.
Busana tersebut tidak hanya menonjolkan keindahan, tetapi juga menunjukkan identitas dan kedudukan perempuan dalam suatu kegiatan adat.
Tikuluak Goba umumnya dikenakan oleh anak daro atau pengantin perempuan. Selain itu, penutup kepala ini juga dapat digunakan oleh perempuan dari pihak bako maupun perempuan yang memiliki peran dalam kegiatan adat.
Penggunaannya tidak terbatas pada acara perkawinan. Tikuluak Goba juga dapat hadir dalam upacara adat, termasuk kegiatan batagak penghulu atau pengangkatan penghulu dalam suatu kaum.
Bahan yang digunakan biasanya berupa kain panjang atau kain songket Minangkabau. Kain tersebut memiliki hiasan benang emas yang memberikan kesan mewah dan anggun, sekaligus memperkuat nilai sakral busana adat yang dikenakan.
| Baca juga: Pesona Tari Saman yang Mendunia |
Keberadaan Tikuluak Goba menunjukkan bahwa pakaian adat Minangkabau memiliki banyak ragam dan tidak selalu sama antara satu nagari dengan daerah lainnya.
Setiap bentuk dan cara pemakaian memiliki kaitan dengan adat serta tradisi masyarakat setempat.
Di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota, Tikuluak Goba menjadi salah satu bagian dari kekayaan budaya yang memperlihatkan identitas perempuan Minangkabau dalam berbagai prosesi adat.
Pelestarian Tikuluak Goba dinilai penting agar generasi muda tidak hanya mengenal bentuk dan keindahannya, tetapi juga memahami nilai budaya yang terkandung di balik penggunaannya.
Dengan tetap dikenalkan dalam berbagai kegiatan adat, Tikuluak Goba dapat terus menjadi bagian dari warisan budaya Minangkabau yang hidup dan dikenal oleh generasi berikutnya. (ER/YPA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....