Perbedaan Pelaminan Darek, dan Pasisia pada Pernikahan Minangkabau
- 16 Jul 2026 10:33 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggu - Pelaminan adat Minangkabau memiliki ragam bentuk yang mencerminkan kekayaan budaya di setiap wilayah. Secara umum, pelaminan adat terbagi menjadi dua jenis utama, yakni Pelaminan Darek yang berkembang di wilayah pedalaman atau Luhak Nan Tigo, serta Pelaminan Pasisia yang berasal dari kawasan pesisir Sumatera Barat.
Perbedaan keduanya terlihat dari penggunaan warna, bentuk hiasan, hingga pengaruh budaya yang melatarbelakanginya.
Pelaminan Darek berkembang di wilayah Luhak Tanah Datar, Agam, dan Limapuluh Koto. Ciri utamanya adalah penggunaan warna-warna yang cenderung gelap dan pekat, seperti merah kasumbo dan hijau kumbang janti. Kain balapiah atau kain jalin yang menjadi bingkai pelaminan memadukan warna merah, kuning, dan hitam, sesuai warna kebesaran Marawa Minangkabau.
Bentuk bingkai kain dibuat tegas dengan tiga sisi tegak lurus, sementara hiasannya didominasi sulaman beludru bermotif geometris maupun flora khas daerah pedalaman.
Sementara itu, Pelaminan Pasisia berkembang di wilayah pesisir, seperti Padang, Pariaman, dan Pesisir Selatan. Pelaminan ini identik dengan warna-warna yang lebih cerah dan mencolok, seperti hijau laut dan merah lado.
Kombinasi kain balapiahnya menggunakan warna merah, kuning, dan biru, dengan bentuk bingkai bagian atas yang melengkung. Corak hiasannya juga memperlihatkan pengaruh budaya luar, seperti Gujarat, Tiongkok, dan Eropa, sebagai dampak interaksi masyarakat pesisir dengan jalur perdagangan internasional sejak masa lampau.
Perbedaan antara Pelaminan Darek dan Pelaminan Pasisia menunjukkan bahwa setiap unsur dalam adat Minangkabau memiliki nilai sejarah dan filosofi yang erat kaitannya dengan kondisi geografis serta perkembangan budaya di masing-masing wilayah.
Meski memiliki karakter yang berbeda, keduanya tetap menjadi simbol kemegahan dan kehormatan dalam prosesi pernikahan adat Minangkabau yang terus dilestarikan hingga saat ini. (ER/YPA)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....