Filosofi “Mamak Bapisau Tajam, Kamanakan Badagiang Taba”

  • 16 Jul 2026 09:23 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Padang – Ungkapan adat Minangkabau “mamak bapisau tajam, kamanakan badagiang taba” menggambarkan hubungan tanggung jawab antara mamak dan kemenakan dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.

Filosofi tersebut bermakna bahwa seorang mamak, khususnya niniak mamak pemangku adat dan mamak rumah, memiliki kewenangan serta tanggung jawab dalam membimbing, menjaga, dan mengurus anak kemenakannya.

Dalam ungkapan tersebut, “pisau tajam” menjadi simbol kekuatan dan kemampuan mamak dalam mengurus kaum, suku, serta nagari. Sementara “daging tebal” pada kemenakan menggambarkan kesiapan generasi muda dalam memiliki ilmu pengetahuan, wawasan, pergaulan, kedudukan, dan kemampuan ekonomi.

Namun, perkembangan zaman saat ini menghadirkan tantangan tersendiri dalam menjaga keseimbangan peran antara mamak dan kemenakan.

Kemajuan teknologi informasi dan perubahan sosial dinilai turut memengaruhi perilaku generasi muda yang mulai menjauh dari nilai adat dan norma yang berlaku. Di sisi lain, peran sebagian niniak mamak juga dinilai mengalami penurunan karena kesibukan pribadi, keterbatasan ekonomi, hingga jarangnya berada di kampung halaman.

Kondisi tersebut membuat proses pewarisan nilai adat, pembentukan karakter, serta pembinaan anak kemenakan tidak selalu berjalan maksimal.

Untuk menjaga keberlanjutan adat Minangkabau, diperlukan penguatan peran lembaga adat seperti Kerapatan Adat Nagari (KAN), Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), serta dukungan pemerintah daerah melalui program pembinaan adat dan budaya.

Pelestarian nilai-nilai adat tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik dan pendidikan formal, tetapi juga pembentukan karakter serta pemahaman budaya bagi generasi muda. Dengan peran mamak yang kembali kuat dan dukungan berbagai pihak, nilai adat Minangkabau diharapkan tetap menjadi pedoman dalam kehidupan masyarakat. (ER/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....