Rumah Panjang Rang Sikumbang, Warisan Sejarah Nagari Sariak

  • 16 Jul 2026 07:26 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Agam - Di Jorong Baruah Mudiak, Nagari Sariak, Kabupaten Agam, berdiri sebuah rumah panjang yang menjadi saksi perjalanan sejarah masyarakat Minangkabau, yakni Rumah Panjang Rang Sikumbang Sariak.

Bagi masyarakat setempat, bangunan ini bukan sekadar tempat tinggal, melainkan simbol eksistensi, dan persatuan kaum Sikumbang yang dipimpin oleh seorang penghulu. Keberadaan rumah panjang tersebut mencerminkan kuatnya nilai adat dan sistem kekerabatan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Rumah Panjang Rang Sikumbang diperkirakan dibangun pada rentang tahun 1700 hingga 1800, sehingga usianya kini telah mencapai lebih dari tiga abad.

Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, rumah ini pernah dihuni oleh Datuak Rang Kayo Nan Gadang, seorang penghulu dari kaum Sikumbang yang juga pernah menjabat sebagai Wali Nagari Sariak.

Selain menjadi tempat tinggal, rumah panjang ini dahulu berfungsi sebagai lokasi musyawarah para datuak dalam membahas berbagai persoalan adat dan kemasyarakatan.

Bangunan bersejarah ini juga dikenal sebagai rumah istri Angku Lareh bernama Lusi. Angku Lareh atau Datuak Tumangguang Sutan Sulaiman merupakan Kepala Laras Sungai Pua yang memimpin sekitar tahun 1870-an hingga 1930-an.

Dari sisi arsitektur, Rumah Panjang Rang Sikumbang memiliki nilai filosofi yang mencerminkan prinsip adat Minangkabau, khususnya falsafah ukua raso jo pareso, yakni keseimbangan antara pertimbangan akal, rasa, dan estetika yang diwujudkan dalam bentuk bangunan serta ragam hiasnya.

Hingga kini, Rumah Panjang Rang Sikumbang masih berdiri dan menjadi salah satu bukti sejarah penting di Nagari Sariak. Meski bagian luar bangunan masih terlihat terawat, kondisi interior rumah mulai mengalami kerusakan akibat kurangnya perawatan.

Masyarakat berharap rumah bersejarah ini mendapat perhatian dari berbagai pihak agar dapat dilestarikan sebagai cagar budaya sekaligus dikembangkan menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan warisan Minangkabau kepada generasi mendatang. (ER/YPA)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....