Fenomena FOMO Traveling di Kalangan Anak Muda

  • 30 Jun 2026 11:18 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi – Belakangan ini, traveling sudah menjadi bagian dari gaya hidup banyak anak muda. Sayangnya, tidak sedikit yang pergi berlibur karena takut ketinggalan tren atau merasa "kurang gaul" jika belum mengunjungi tempat-tempat yang sedang viral di media sosial.

Media sosial memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan tersebut. Melihat teman atau influencer mengunggah foto-foto liburan yang menarik sering kali membuat seseorang ikut ingin bepergian, meskipun sebelumnya tidak benar-benar memiliki rencana atau kebutuhan untuk berlibur.

Di balik tren ini, sebenarnya ada sisi positif yang bisa dirasakan.Traveling dapat membuka wawasan, mengenalkan budaya baru, serta menjadi kesempatan untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari jika dilakukan dengan tujuan yang tepat.

Namun, ketika FOMO menjadi alasan utama untuk bepergian, dampaknya bisa kurang baik. Ada anak muda yang memaksakan diri menghabiskan tabungan, menggunakan layanan pay later, bahkan berutang hanya agar bisa mengikuti tren liburan yang sedang ramai diperbincangkan.

Karena itu, penting bagi setiap orang untuk memahami bahwa perjalanan yang bermakna bukanlah tentang seberapa viral tempat yang dikunjungi, melainkan tentang pengalaman dan pelajaran yang diperoleh.

Traveling akan terasa jauh lebih menyenangkan ketika dilakukan sesuai kemampuan dan keinginan sendiri, bukan karena tekanan untuk mengikuti apa yang dilakukan orang lain. (RF/YPA)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....